Terima Anggota Baru, Polri Prioritaskan Para Santri
NU Online · Senin, 19 Maret 2018 | 09:30 WIB
Kepolisian Republik Indonesia akan memberikan prioritas khusus kepada para santri yang ingin menjadi anggota Polri melalui penerimaan anggota barunya. Hal ini dikatakan Kapolda Jawa Tengah Condro Kirono, Ahad (18/3) terkait penerimaan sekitar 700-an anggota baru Polri pada tahun ini.
"Kita berkeinginan mencari bibit calon anggota Polri yang berkualitas dan berintegritas, memiliki keimanan dan ketakwaan. Oleh karenanya ponpes-ponpes yang selama ini sudah mendidik santri tingkat SMU itu menjadi sasaran panitia merekrut kemudian melatih khususnya yang sudah memiiki kemampuan hafidz Al Qur'an, kita rekrut," katanya sebagaimana dikutip news.okezone.com.
Bagi para santri yang memiliki keterbatasan persyaratan lanjutnya, akan mendapat pembekalan dan pelatihan sehingga akan memenuhi syarat yang telah ditentukan oleh Polri.
Polri menurutnya akan melakukan pendekatan kepada pondok-pondok pesantren untuk memaksimalkan rencana ini. Pihak kepolisian juga lanjutnya, sudah menyiapkan rangkaian pelatihan bagi para santri yang hafidz Al Qur'an agar memiliki standar yang telah ditetapkan Polri.
"Kalau sudah ada yang hafidz Al Qur'an kita rekrut, syukur bila sudah 30 juz. Setelah itu baru kita latih mereka. Latihan olahraga, kita cek kesehariannya yang kurang kita benahi, misalnya gigi berlubang suruh ditambal. Lari bila sebelumnya belum kuat kita latih, pasti bisa," jelasnya.
Dalam proses rekrutmen ini tegasnya, Polri tidak membebankan biaya apapun kepada para pendaftar. Ia menghimbau masyarakat untuk tidak percaya kepada rumor tersebut dan melaporkannya kepada pihak berwajib jika ada indikasi mengarah kepada hal tersebut. (Red: Muhammad Faizin)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
3
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
4
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
5
PBNU Kutuk Keras Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Pati
6
P2G Soroti PHK Massal Guru akibat Pemangkasan Transfer Daerah untuk MBG
Terkini
Lihat Semua