Wamenag Zainut: PTKI Mampu Harmoniskan Relasi Islam dan Sains
NU Online · Ahad, 17 November 2019 | 12:00 WIB
Menurut Wamenag, PTKI tidak sekadar lembaga pendidikan formal di jenjang pendidikan tinggi yang melakukan proses-proses pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabadian semata. "Tetapi secara substantif PTKI telah melakukan peran-peran penting yang sekaligus menjadi pembeda antara PTKI dengan perguruan tinggi lainnya," kata Wamenag.
Wamenag menyebut, sekurang-kurangnya ada dua kelebihan mendasar yang dimiliki oleh PTKI. Pertama, PTKI memiliki kemampuan dalam mengharmoniskan relasi Islam dan ilmu pengetahuan atau sains. Kedua, PTKI telah memiliki kontribusi besar dalam membangun relasi Islam dan negara dengan baik.
Dalam konteks relasi Islam dan ilmu pengetahuan atau sains, menurut Wamenag, PTKI membangun relasi yang harmonis antara keduanya sehingga PTKI mengembangkan core bussines integrasi ilmu. Integrasi keilmuan merupakan urat nadi sekaligus khittah PTKI yang harus dikembangkan. Di samping menguasai bidang ilmu-ilmu umum murni, seperti sains, kedokteran, mipa, dan lain-lain, PTKI juga menguasai bidang keislaman.
Selain itu, PTKI telah mampu membangun basis akademik dan narasi keilmuan tentang relasi antara Islam dan negara dengan baik. PTKI dengan pemikir dan ketokohan para alumninya telah mampu meletakkan fondasi berpikir dan menguatkan semangat komponen bangsa untuk selalu meneguhkan relasi Islam dan negara, relasi Islam dengan demokrasi, dan relasi Islam dengan budaya, dan lainnya yang semuanya bermuara pada peneguhan Ideologi bangsa berdasarkan Pancasila.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Ramadhan dan Kesempatan yang Tidak Selalu Terulang
2
Innalillah, Ulama Mazhab Syafii asal Suriah Syekh Hasan Hitou Wafat dalam Usia 83 Tahun
3
Kultum Ramadhan: Lebih Baik Sedikit tapi Istiqamah
4
Khutbah Jumat: Ramadhan, Melatih Sabar, Memperkuat Syukur
5
Keluar Mani yang Tidak dan Membatalkan Puasa
6
Khutbah Jumat: Tiga Kebahagiaan Orang Puasa
Terkini
Lihat Semua