Kabar terbaru dari penyelenggaraan Konferensi Wilayah (Konferwil) Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah, di Pondok Pesantren Al-Hikmah, Kabupaten Brebes. Abu Hapsin menyatakan menolak dicalonkan sebagai ketua tanfidziyah Pengurus Wilayah NU Jateng periode 2008-2013.
Ia justru menganggap Mohamad Adnan lebih layak mengisi posisi nomor satu di NU Jateng itu. "Tidak. Saya enggak mau dicalonkan. Masih ada yang lebih bagus, Kang Adnan (panggilan akrab Mohamad Adnan) itu, lho," ujarnya kepada NU Online, di sela-sela Konferwil, Jumat (11/7) kemarin.<>
Menurut Abu, pada awalnya, Adnan menolak dicalonkan kembali setelah gagal menjadi wakil gubernur pada Pemilihan Gubernur Jateng pada 22 Juni lalu. Tapi, belakangan, sejumlah pengurus cabang NU mendukung serta menghendaki Adnan kembali memimpin PWNU Jateng.
Dukungan tersebut, jelas Abu, lantaran sejumlah PCNU merasa “berdosa” karena tak mendukung Adnan dalam Pilgub. "PCNU yang dulunya tidak mendukung dalam Pilgub, kali ini merasa 'berdosa' sehingga bertanggung jawab untuk mengamanatkan kembali Kang Adnan," ucapnya.
Ia memperkirakan, Adnan masih mempunyai peluang mendulang banyak dukungan dari PCNU. "Cukup dominan dukungan pada Kang Adnan," ucapnya tanpa menyebutkan prosentase perolehan suaranya nanti.
Jika Adnan kembali memimpin, imbuh Abu, maka hal itu sekaligus menunjukan NU tidak terpecah akibat kepentingan politik pasca-Pilgub. "PCNU se-Jateng ingin menunjukan bahwa NU Jateng tetap solid," pungkasnya.
Abu yakin, jika hal itu terjadi, Adnan akan lebih berhati-hati, terutama pada wilayah politik praktis. Adnan akan lebih berkonsentrasi pada persoalan nonpolitik praktis. Pasalnya, persoalan Nahdliyin masih banyak yang belum disentuh, seperti masalah pendidikan dan ekonomi. (was)
Terpopuler
1
Disambut Ketum PBNU, Presiden Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro Harlah 100 Tahun NU di Malang
2
Resmi Dikukuhkan, Ini Susunan Pengurus MUI Masa Khidmah 2025-2030
3
1.686 Warga Padasari Tegal Mengungsi, Tanah Bergerak di Tegal Masih Aktif
4
Ratusan Ribu Warga Dikabarkan Bakal Hadiri Mujahadah Kubro 100 Tahun NU di Malang
5
Ansor University Jatim Buka Pendaftaran Ramadhan Academy, Tiga Kelas Intensif Gratis
6
Pemerintah Nonaktifkan 13,5 Juta Peserta PBI JKN, Mensos Gus Ipul: Dialihkan ke Warga Lebih Miskin
Terkini
Lihat Semua