Masyarakat Madura yang terkenal sebagai masyarakat santri membuat kejutan baru. Kali ini giliran jajaran kepolisian yang membuat masyarakat tercengang-cengang. Sejak kemarin (10/3) para polisi wanita (Polwan) di Madura wajib mengenakan jilbab. Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari himbauan Kapolda Jawa Timur Irjen Anton Bachrul Alam itu mengubah penampilan sejumlah polwan.
Kepala bagian Pembinaan (Kabagbin) AKBP Syam Agus yang mewakili Kapolwil Madura Kombespol Suro Jouhari mengungkapkan, penggunaan jilbab bagi polwan muslimah merupakan himbauan Kapolda. Himbauan itu ditujukan kepada PNS Polri muslimah.<>
"Kami berharap polwan berjilbab akan semakin memiliki keteguhan hati dan iman. Saat melayani masyarakat dan akan lebih lembut. ," katanya.
Menurut Syam, jilbab merupakan bagian dari ajaran Islam bagi kaum perempuan. Fungsinya bukan hanya sekadar penutup aurat. "Sejak saat ini, mudah-mudahan penggunaan jilbab betul-betul menjadi kesadaran bagi polwan maupun PNS Polri muslimah," harapnya.
Salah seorang anggota polwan di kantor polwil Madura, Ella menyatakan, Menurut Ela, "Kemarin memang merupakan hari pertama pemberlakuan jilbab bagi polwan muslimah. Rekan-rekan sesama polwan di seluruh jajaran polwil juga berjilbab, tuturnya sambil tersenyum manis. (min)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
3
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
4
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
5
10 Tuntutan BEM SI dalam Aksi Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta
6
Rencana Kenaikan BBM Subsidi, MTI Usul Pemerintah Siapkan Transportasi Umum Murah
Terkini
Lihat Semua