Hasyim Menyambut Baik Penonaktifan Ketua Umum GP Ansor
NU Online Ā· Kamis, 22 Mei 2008 | 22:10 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi menyambut baik penonaktifan diri Saifullah Yusuf sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor menyusul keikutsertaannya dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur pada Juli mendatang.
āIntinya, Pak Hasyim appreciate, menyambut positif atas pernyataan Ketua Umum Ansor yang nonaktif dari jabatannya selama masa pilkada (pemilihan kepala daerah Jatim),ā ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PP GP Ansor, H Tatang Hidayat, kepada NU Online melalui sambungan telepon di Jakarta, Kamis (22/5)<>.
Tatang mengatakan hal itu usai bertemu Hasyim di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Kamis (22/5).
Tatang yang juga Ketua Satuan Koordinasi Nasional Barisan Ansor Serbaguna (Banser) menjelaskan, ia ditunjuk sebagai Plt pada 9 Mei lalu untuk menggantikan sementara posisi Saifullah hingga 3 bulan mendatang.
āKalau nanti terpilih atau tidak, beliau (Saifullah) tetap bisa menjabat kembali sebagai ketua umum. Jabatan Plt hanya sementara, tidak untuk meneruskan jabatan hingga akhir periode,ā jelas Tatang.
Pilgub Jatim pada 23 Juli mendatang diikuti lima pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur. Tiga di antaranya adalah pimpinan di struktural organisasi NU, antara lain, Saifullah Yusuf, Khofifah Indar Parawansa (Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat NU) dan Ali Maschan Moesa (Ketua Pengurus Wilayah NU Jatim).
Saifullah yang berpasangan dengan Cagub Soekarwo telah nonaktif dari jabatannya pada 9 Mei lalu. Khofifah yang merupakan satu-satunya cagub perempuan dan diusung 12 partai politik, resmi berhenti sementara dari jabatannya pada 22 April lalu.
Sementara, Ali Maschan diberhentikan oleh Syuriyah PWNU Jatim pada 22 Maret silam. Ia diberhentikan karena dinilai melanggar kontrak jamāiyah dan tidak patuh kepada Syuriyah terkait keterlibatannya dalam Pilgub. Posisinya kemudian diisi KH Mutawakkil Alallah. (rif)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Adha 2026: Menguatkan Solidaritas Melalui Semangat Berbagi
2
Syuriyah PBNU Harapkan Muktamar Ke-35 Digelar di Pesantren dengan Dua Kriteria
3
Khutbah Idul Adha 2026: Gotong Royong dalam Pengelolaan Kurban
4
Rapat Pleno PBNU: Munas dan Konbes Digelar 20-21 Juni 2026, Lokasi Diputuskan Menyusul
5
Khutbah Jumat: Menumbuhkan Empati dan Solidaritas Sosial Melalui KurbanĀ
6
Khutbah Jumat: Meraih Pertolongan Allah dengan Membantu Sesama
Terkini
Lihat Semua