Jakarta, NU Online
Maraknya peredaran narkoba yang sudah menjangkau semua kalangan membuat miris banyak kalangan. Tiap hari korban yang berjatuhan semakin banyak. Kesadaran tentang bahaya narkoba tersebut perlu ditanamkan sejak dini kepada para remaja agar mereka tak terjatuh pada lubang yang sama.
IPNU DKI sebagai badan otonom NU yang membidani para santri dan pelajar berusaha untuk turut berpartisipasi dalam upaya pencegahan peredaran narkoba tersebut. Pada tanggal 21-22 Februari, mereka mengadakan pelatihan anti narkoba atau free drug bekerjasama dengan Yayasan Cinta Anak Bangsa.
<>Ikut dalam pelatihan yang diselenggarakan di Lt 8 gedung PBNU tersebut para pengurus Cabang dan ranting se DKI Jakarta.. Berbagai aspek tantang narkoba mulai dari jenis-jenis narkoba, berbagai efek negatif yang diatimbulkannya, dan cara-cara pencegahannya.
Ketua Umum IPNU Mujtahidur Ridho dalam pembukaan pelatihan mengungkapkan bahwa semua kalangan, termasuk pesantren dan sekolah-sekolah NU juga rentan terhadap penyalahgunaan narkoba.
”Jangan dianggap pesantren dan sekolah dibawah LP Maarif bersih. Narkoba itu seperti gelombang tsunami yang salam sekejap telah menyapu sampai ke daerah-daerah terpencil,” tandasnya.
IPNU dalam hal ini akan terus melakukan sosialisasi gerakan anti narkoba ke seluruh Indonesia melalui wilayah dan cabang IPNU yang ada seperti di Surabaya, Jogja, Bandung dan daerah lainnya yang potensial.
”Semakin banyak yang terlibat dan jika dilakuan terus menerus tentu akan membuat para bandar Narkoba takut. Kita jangan takut pada mereka, maju terus pantang mundur. tandasnya
Bagi para pelajar yang paling penting bagi mereka adalah belajar untuk mempersiapakn masa depan mereka karena jika sampai terkena narkoba, maka segalanya akan rusak. ”Prestasi yes narkoba no,” paparnya.
Pada Ramadhan lalu, IPNU juga telah melakukan sosialisasi anti narkoba ke berbagai sekolah di DKI Jakarta. Para siswa SMU dikenalkan betapa berbahayanya narkoba bagi masa depan mereka sehingga jangan sampai mencoba-coba. (mkf)
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Kader Ansor Tawarkan Ilmu Mantiq untuk Menyaring Informasi AI dalam Mu'tamad 2026 di Lirboyo
6
Pemuda Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Walhi Ingatkan Kewajiban Lindungi Rakyat
Terkini
Lihat Semua