Teheran, NU Online
Menteri Luar Negeri Iran Manouchehr Mottaki menyarankan Amerika Serikat (AS) untuk mengaku kegagalan atas kebijakannya di Irak jika menginginkan hasil dari pertemuan Teheran dengan Washington yang akan segera berlangsung untuk membahas keamanan Irak.
Â
"Jika AS mengaku gagal atas kebijakan mereka di Irak, jika mereka mempunyai kemauan serius untuk memperbaiki situasi saat ini, dan menolong rakyat serta pemerintah Irak dalam menimbulkan siatusi yang aman, pembicaraan ini dapat berhasil dan mendatangkan harapan," katanya kepada kepeda wartawan di Teheran, Jumat (18/5).
Para utusan AS maupun Iran akan bertemu di Baghdad pada 28 Mei untuk membicarakan keamanan Irak dan hal itu diyakini sebagai pertemuan setingkat duta besar yang pertama kali sejak kedua negara mulai bermusuhan 30 tahun lalu.
Mottaki mengatakan, Iran akan mengirim seorang diplomat berpengalaman untuk bertemu duta besar AS di Baghdad, Ryan Crocker.
Kedua negara bersikeras perbincangan itu dibatasi hanya untuk membahas keamanan Irak dan Mottaki mengatakan mereka tidak akan membahas pembebasan tujuh warga Iran yang pada Januari ditangkap pasukan AS di Irak.
"Pembicaraan 28 Mei hanya akan berkisar pada persoalan Irak dan langkah untuk membantu keamanan di sana," kata Mottaki setelah menemui keluarga para warga Iran yang ditahan pasukan AS itu.(ant/nur)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
4
Presiden Prabowo dan 1.500 Undangan Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan
5
Rais Aam PBNU Apresiasi Hasil Pembahasan Munas-Konbes NU 2026
6
Berikut 5 Rekomendasi Munas-Konbes NU 2026 Terkait Pendidikan
Terkini
Lihat Semua