Brebes, NU Online
Kandidat ketua umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) mengerucut pada empat nama. Mereka, antara lain, Mohammad Asyhadi (Demak, Jawa Tengah), Ahmad Syauqi (Surabaya, Jatim), Rizal Syarifudin (Makassar, Sulawesi Selatan) dan Caswiyono Rusydie (Batang, Jawa Tengah).
Keempat nama itu disebut-sebut memiliki dukungan kuat dari pimpinan wilayah dan pimpinan cabang se-Indonesia. Namun demikian, disebut-sebut pula, masih ada kemungkinan keempat nama itu akan mengerucut lagi menjadi dua nama saja.
<>“Bisa jadi, pada akhirnya nanti (menjelang Sidang Pleno Pemilihan Ketua Umum) akan mengerucut pada dua nama,” kata Sekretaris Panitia Pengarah Kongres ke-16 IPNU, Rikza Chamami, tanpa menyebut lebih rinci dua nama yang dimaksud, kepada NU Online, di sela-sela Kongres, Ahad (21/6).
Diberitakan sebelumnya, terdapat 11 nama kandidat calon ketua umum PP IPNU, yakni Mohammad Asyhadi, Ahmad Syauqi, Rizal Syarifudin, Caswiyono Rusydie, Murodi, Rizky Riyadu Topeq, A.S. Zarkasih (ketiganya dari Jawa Barat), Arif Rahman (Jawa Tengah), Imam Syafi’i (Jawa Timur), dan Khoirul Anam (Sulawesi Selatan).
Sementara, kandidat calon ketua umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri NU, tidak ada perubahan. Dua nama muncul yang disebutkan sebelumnya, hingga kini tidak bertambah atau berkurang. Mereka, antara lain, Margaret Aliyatul Maimunah (Surabaya, Jatim) dan Ummu Sofiah (Lamongan, Jatim).
Sidang Pleno Pemilihan Ketua Umum IPNU atau IPPNU direncanakan digelar Senin (22/6) malam. “Tapi, mungkin bisa molor jadi Selasa (23/6) pagi. Karena beberapa agenda sidang yang seharusnya selesai hari ini, ternyata belum selesai juga,” jelas Rikza. (rif)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Pentingnya Berpikir Logis dalam Islam
2
Gus Baha Akan Hadiri Peringatan Isra Miraj di Masjid Istiqlal Jakarta pada 27 Januari 2025
3
Keputusan Libur Ramadhan Menunggu Surat Edaran Lintas Kementerian
4
Khutbah Jumat: Mari Bangkitkan Semangat Mempelajari Ilmu Agama
5
Komnas Haji: Pengurangan Petugas Haji 2025 Jadi Tantangan dan Titik Krusial
6
Ketum PBNU: NU Berdiri untuk Bangun Peradaban melalui Pendidikan dan Keluarga
Terkini
Lihat Semua