Kang Said: Saya Juga Tertarik Ingin Beli Satu
NU Online · Kamis, 5 Januari 2012 | 12:35 WIB
Jakarta, NU Online - Mobil Esemka Rajawali karya siswa SMKN 2 Surakarta benar-benar menjadi trending topic, tidak hanya di pemberitaan, tapi juga di 'dunia nyata'. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil SIroj adalah salah satu yang memberikan apresiasi besar, dan tak tanggung untuk ikut membelinya.
Menurut Kiai Said, mobil Esmka Rajawali perlu diapresiasi karena merupakan kreativitas anak bangsa yang harus didukung penuh.
“Itu karya yang luar biasa, saya juga tertarik ingin beli satu,” kata Kiai Said seusai membuka peluncuran Rembug Nasional Saudagar dan NU Expo di Jakarta, Kamis (5/1). <>
Kiai Said juga mendukung langkah yang dilakukan Wali Kota Solo Joko Widodo, yang menjadikan Kiat Esemka sebagai mobil dinas. Langkah itu, lanjutnya, merupakan sikap teladan dari seorang pemimpin yang patut ditiru di tengah krisis keteladanan para pemimpin bangsa. "Saya akan usulkan PBNU juga juga menggunakannya (jadi mobil dinas dan operasional)," sambungnya.
Sebelumnya, sejumlah siswa SMKN 2 Surakarta merakit mobil Kiat Esemka dan menjadi sorotan publik serta dijadikan kendaraan dinas Wali Kota Surakarta Joko Widodo dan Wakil Wali Kota Hadi Rudyatmo. Mobil jenis sport utility vehicle (SUV) memiliki panjang 4,6 meter dengan kapasitas mesin 1.500 cc.
Mobil yang dilengkapi dengan sistem injeksi ini diklaim sebagai produk pertama asli Indonesia untuk mobil jenis serupa. Mobil ini juga mengadopsi teknologi power steering, power windows, dan central lock. Yang juga mengagumkan, mobil karya anak bangsa ini sudah dilengkapi sensor parkir.
Penulis: Emha Nabil Haroen
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
3
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
4
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
5
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
6
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
Terkini
Lihat Semua