Katib Aam: NU Butuh Banyak Manajer, Bukan Pemimpin
NU Online · Sabtu, 23 Januari 2010 | 00:45 WIB
Katib Aam PBNU Prof Dr Nasaruddin Umar berpendapat yang dibutuhkan oleh NU saat ini adalah para manajer yang mampu mengelola organisasi dengan baik. Di lingkungan NU banyak sekali orang yang bertipe pemimpin, tetapi sulit untuk mencari manager.
Hal ini disampaikannya dalam acara pembukaan rapat kerja nasional LP Maarif NU yang diselengarakan di Bandung, Jum’at (22/1).<>
“Kalau pemimpin kan pesyaratannya sudah senior, darah biru, laki-laki, memiliki popularitas, dan lainnya, ini banyak di NU, tapi kalau kita bicara manager, tak mesti tokoh, populer atau darah biru, tapi kasih 100 persoalan, akan diselesaikan,” katanya.
Para manajer kreatif dan mumpuni inilah yang diharapkan mampu melakukan sebuah perubahan dan memaksimalkan potensi yang ada di NU. Nasaruddin berharap warga NU di Jatim, Lampung, Sulawesi Selatan atau lainnya mendapatkan sentuhan dari para pemimpinnya.
Ketua Umum NU yang akan datang diharapkan juga memberi perhatian lebih kepada LP Maarif NU yang menangani pendidikan NU.
“Jadi ada kemauan politik petinggi kita untuk membesarkan Maarif dan perlu difikirkan secara komprehensif dan terencana, kalau perlu maarif memberikan PR kepada calon pemimpin NU yang akan datang, tidak usah yang lain. diantara sekian lembaga, kita mulai dari Maarif,” terangnya.
Ia mengaku juga didorong untuk terlibat dalam percaturan kepemimpinan PBNU yang akan datang melalui Muktamar ke-32 NU Maret 2010 mendatang, tetapi putra Bone ini merasa bukan kapasitasnya untuk memimpin NU. (mkf)
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
6
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
Terkini
Lihat Semua