Kaum Sufi Pembawa Islam di Indonesia
NU Online · Jumat, 15 Juli 2011 | 13:45 WIB
Jakarta, NU Online
Islam datang ke Indonesia dibawa kaum sufi dari berbagai ragam aliran. Tapi mereka tidak berkonflik, karena kaum sufi mendahulukan penyembahan pada Allah dan penghormatan pada semua makhluk-Nya.
Demikian dikatakan pengurus PBNU KH Saifuddin Amsir dalam acara ta’aruf al-Multaqos Shufi al-‘Alami, di hotel Borobudur, Jumat Malam (15/7).
<>“untung yang masuk pertama kali membawa islam di Indonesia kaum sufi. Budi pekerti mereka mulia, hati mereka halus, sehingga tidak ada konflik dengan penduduk setempat. Mereka berhasil dalam dakwah, sehingga Islam sampai pada kita,” jelas Amsir, ulama asli Jakarta.
Amsir mengatakan dalam diri umat Islam di Indonesi harus ditanamkan ketegasan iman dan kehalusan budi pekerti, karena umat islam ini hakikatnya keturunan sufi.
Acara ta’aruf dihadiri Rois Aam Jam’iyah Ahlit Thoriqoh al-Mu’tabaroh an-Nahdiyah Habib Luthfi, Sekjen PBNU H Masrudi Syuhud. Bertindak sebagai pembawa doa Syekh Rojab Dib an-Naqsabandi dari Syiria. Syekh Rojab besok akan presentasi pada sesi Nadwah Sufiyah, makalahnya, berjudul Peranan Tarikat dalam Kemerdekaan di Dunia Islam.
Acara pembukaan al-Multaqos Shufi al-‘Alami akan dilaksanakan besok pagi, Sabtu (16/7), pukul 8.30. Wakil Presiden RI Boediono direncakan membuka acara tersebut.
Penulis: Hamzah Sahal
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
2
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua