Secara mengejutkan, nama Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Cirebon Drs H Eman Suryaman MM ternyata masuk dalam deretan calon walikota (cawalkot) yang diajukan oleh Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Cirebon.
Mengejutkan karena masuknya nama Eman ditetapkan setelah melalui berbagai proses kajian dan survey, juga karena partai tersebut merupakan gerbongnya warga Mauhammadiyah yang selama ini dianggap sebagai seteru NU.<>
Nama Eman juga ternyata masuk dalam catatan sejumlah partai politik dan elemen ormas selain NU. Sebut saja seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Bahkan berdasarkan informasi dari sejumlah pengurus Partai Golkar dan PDIP, nama Eman juga masuk dalam deretan teratas untuk dipasang sebagai cawalkot atau cawawalkot dalam Pilkadasung 2008 mendatang.
”Ada kecenderungan juga bahwa Walikota Subardi yang diusung PDIP dan sekarang memimpin untuk berpasangan dengan Pak Eman,” ungkap salah seorang pentolan PDIP Kota Cirebon, Heru A.
Namun pada saat dikonfirmasi, Eman Suryaman mengaku berterima kasih atas kepercayaan itu. Hal itu menunjukkan bahwa NU baik secara kultur maupun struktur di Kota Cirebon memiliki kekuatan yang patut diperhitungkan. Saat ditanya apa dirinya siap untuk maju dalam Pilkadasung 2008, Eman mengaku belum terpikirkan ke arah sana.
Kalau pun suatu saat pihaknya hendak mencalonkan diri, yang pasti akan melalui proses musyawarah seluruh elemen NU dan minta restu ke seluruh ulama NU di Kota Cirebon. Karena dipertimbangkannya dirinya dalam bursa calon oleh sejumlah partai atau ormas, karena posisinya sebagai ormas Islam terbesar di Cirebon.
”Saya belum bisa memutuskan, karena saya punya rekan di struktur NU dan para sesepuh yakni ulama yang ada di Kota Cirebon. Jika memang mereka memberikan kepercayaan dan restu maka saya siap mengemban amanat tersebut, termasuk perlu juga koordinasi dengan Pengurus Besar (PB) NU,” ujar Eman.(kalil)
Terpopuler
1
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
2
544 Orang Tewas dalam Gelombang Protes Iran, Amerika Pertimbangkan Opsi Militer
3
Guru Dituntut Profesional tapi Kesejahteraan Dinilai Belum Berkeadilan
4
Dakwaan Hukum Terhadap Dua Aktivis Pati Botok dan Teguh Dinilai Berlebihan dan Overkriminalisasi
5
KontraS Soroti Brutalitas Aparat dan Pembungkaman Sipil Usai Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB
6
Nikah Siri Tak Diakui Negara, Advokat: Perempuan dan Anak Paling Dirugikan
Terkini
Lihat Semua