Sidoarjo, NU Online
Ratusan korban lumpur dari berbagai desa di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (8/12), menggelar istighotsah di tanggul penahan lumpur. Aksi ini dilakukan agar Minarak Lapindo Jaya selaku juru bayar dari Lapindo Brantas Inc segera membayar angsuran yang tersendat.<>
Salah seorang warga, Pitanto, mengamini tujuan itu. "Dengan istighotsah ini kami berharap agar angsuran kembali lancar dan tidak tersendat seperti yang terjadi saat ini," kata Pitanto. Ratusan warga dari Desa Kedungbendo, Renokenongo, Jatirejo dan Siring itu duduk di tanah dengan alas seadanya.
"Doanya untuk memohon kepada Allah SWT agar pembayaran ganti rugi berjalan lancar, bukan tersendat-sendat atau berhenti total seperti sekarang ini," kata Pitanto. Secara khusus doa ditujukan kepada pengambil kebijakan dalam pembayaran ganti rugi, yakni Minarak Lapindo Jaya.
Setelah istighotsah, ratusan warga memblokade Jalan Raya Porong. Blokade dilakukan sebagai bentuk kekecewaan warga terhadap Minarak yang hingga saat ini masih belum menyelesaikan pembayaran ganti rugi mereka.
Â
Redaktur : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jihad Generasi Muda dalam Mengisi Kemerdekaan Indonesia
2
Khutbah Jumat: Jangan Nodai Kemerdekaan dengan Kemaksiatan
3
RAPBN 2027 untuk Program MBG Capai Rp240 Triliun, Setara 29 Persen dari Anggaran Pendidikan
4
RAPBN 2027 Tembus Rp4.097,2 Triliun, DPR: Harus Berdampak dan Menjawab Harapan Rakyat
5
Gus Ipul Targetkan DPT Muktamar Ke-35 NU Rampung 17 Agustus 2026, Sebut Progres SK 95 Persen
6
Enam Ruko di Lokasi Pembukaan Muktamar Ke-35 NU Dibongkar, Pedagang Dapat Kompensasi
Terkini
Lihat Semua