Aksi penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terus berlanjut. Hari ini, sekira seratusan orang berasal dari BEM Bandung raya menyatakan jika kenaikan BBM terjadi sebagai bentuk kegagalan pemerintahan SBY-JK.
"Janji manis politik SBY-JK saat kampanye hanya isapan jempol belaka. Bahkan, SBY-JK malah menambah penderian rakyat dengan menjalankan pemerintahan yang tidak pro-rakyat," teriak Gena WIcaksana, salah seorang demonstran dalam orasinya di Gedung Sate, Bandung, Rabu (14/5).<>
Dia menambahkan, pemerintah saat ini juga dinilai gagal melindungi kekayaan negara yang dimanfaatkan oleh koruptor.
"Oleh karena itu, kami menolak tegas kenaikan harga BBM karena akan menambah kesengsaraan rakyat," tandasnya.
Selain itu, lanjutnya, meminta kepada pemerintah SBY-JK untuk segera mewujudkan kedaulatan energi. Ketiga, meminta kepada pemerintah untuk menghapuskan kemewahan pejabat yang difasilitasi negara.
"Kita juga meminta kepada pemerintah mengusut tuntas kasus-kasus korupsi, serta mengembalikan kekayaan negara untuk rakyat," tandasnya.
Aksi ini dimulai dengan melakukan long march dari Monumen Perjuangan menuju Gedung Sate. Massa sempat terlibat aksi saling dorong dengan aparat kepolisian saat menuntut bertemu dengan perwakilan anggota DPRD Jawa Barat. Hingga pukul 11.30 WIB, aksi unjuk rasa masih berlangsung. (okz/dar)
Terpopuler
1
Suyudi Ario Seto Segera Dilantik Presiden Prabowo sebagai Kapolri Hari Ini
2
Khutbah Jumat: Pentingnya Ikhlas dan Meluruskan Niat dalam Beramal
3
Wajah Baru Kepengurusan PBNU 2026-2031: Masuk Dua Tokoh Disabilitas di Kepengurusan
4
Dilantik Jadi Wantimpres, Kiai Said Siap Berikan Pertimbangan Konstruktif untuk Presiden
5
Khutbah Jumat: Memperkuat Akidah di Tengah Munculnya Keraguan tentang Tuhan
6
Khutbah Jumat: Bercanda dan Batasannya dalam Islam
Terkini
Lihat Semua