Demak, NU Online
Kepolisian Daerah Jawa Tengah mengadakan pertemuan forum lintas agama serta tokoh masyarakat diantaranya MUI, Ulama, Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB), rohaniawan dan LSM dipendopo Kabupaten Demak Senin 7/11/2011.
Dalam forum itu Kapolda Jateng Irjen Didiek Sutomo Triwidodo meminta masyarakat tetap mewaspadai gerakan kelompok kelompok yang mengatasnamakan agama dalam upaya mengganggu setabilitas negara yang sudah mapan termasuk diantaranya Negara Islam Indonesia (NII) meskipun tidak perlu khawatir secara berlebihan dalam menyikapinya. <>
”Kami mengharap masyarakat untuk tetap waspada atas gerakan NII yang disinyalir memang masih ada. Karena kami mensinyalir juga gerakan itu sekarang sudah menyusup hingga ke sistem pemerintahan,” harap Kapolda kemarin.
Hadir pada acara itu Selain Kapolda, hadir pula Bupati Demak H Tafta Zani Kapolrestabes Semarang Kombes Elan Subilan, Kapolres Demak AKBP Sigit Widodo, pengurus forum kerukunan umat beragama (FKUB). Ketua MUI Demak HM Asyiq, ulama, rohaniwan dan LSM
Kapolda menjelaskan, NII dalam merekrut anggotanya dengan ideologi maka harus diperangi dengan ideologi pula.
“NII itu bersifat idiologi, maka kita semua harus memerangi dengan idiologi pula,baik idiologi masing masing agama maupun dengan idiologi negara sedangkan kami akan memproses dengan hukum yang berlaku di Indonesia” jelas Kapolda
Kapolda juga meminta peran aktif tokoh lintas agama yang tergabung dalam FKUB untuk ikut membentengi masyarakat. Peran FKUB menjadi sentral karena bisa memberikan penjelasan bahwa NII adalah faham keliru.
Sementara itu Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jateng Kombes Bambang Rudi Pratiknyo yang di kesempatan itu menyampaikan penjelasan dihadapan peserta forum lintas agama menyatakan NII dalam gerakannya menggunakan konsep dan memanfaatkan mahasiswa.
”Jaringan NII ahli dalam membangun konsep, melalui program-program pendidikan dan sumber daya manusia. Jadi kekhawatiran orang tua karena mereka mengambil mahasiswa atau santri yang berotak cerdas kemudian dipakai untuk merekrut teman-temannyaitu ada benarnya,” tambah Kombes Bambang Rudi.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: A.Shiddiq Sugiarto
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua