NU akan Tetap Perjuangkan Perdamaian, Apapun Hasilnya
NU Online · Rabu, 5 September 2007 | 13:06 WIB
Jakarta, NU Online
Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi mengungkapkan bahwa agenda untuk memperjuangkan perdamaian akan terus dilakukan, apapun hasilnya karena antara proses dan hasil merupakan sesuatu yang berbeda.
Demikian diungkapkannya seusai kunjungan Dubes Amerika untuk Indonesia Cameron R. Hume di PBNU, Rabu sore. “Kunjungan ini merupakan kunjungan kehormatan untuk saling berdiskusi tentang berbagai persoalan,” tuturnya.
Kepada Dubes, Sekjen International Conference of Islamic Scholars bahwa NU tidak memusuhi bangsa Amerika, tetapi NU mengkritik kebijakan luar negeri Presiden Bush yang telah menimbulkan konflik di berbagai belahan dunia.
“Konflik di Timur Tengah juga berimbas ke Indonesia karena adanya kebebasan. Perlawanan menyebar kemana-mana, termasuk dari Indonesia,” tandasnya.
Salah satu presiden World Conference of Religious for Peace ini mengatakan bahwa Indonesia cukup memperkuat moderasinya, tak perlu diperangi karena ekstrimisme yang ada di sini tak orisinil, hanya efek dari ketegangan yang ada di Timur Tengah.
Pengasuh Ponpes Mahasiswa Al Hikam Malang ini mengungkapkan bahwa ia bersedia untuk mengantar Cameron keliling Indonesia untuk melihat kondisi umat Islam disini. “Biar tahu sendiri bagaimana Islam Indonesia yang moderat dan toleran,” katanya.
Kiai Hasyim memandang hal ini perlu karena Cameran sebelumnya pernah bertugas di negera-negara Timur Tengah yang memiliki karakter keislaman yang berbeda dengan Indonesia.
Terkait dengan kerjasama bidang pendidikan, Kiai Hasyim berujar bahwa Amerika bersedia untuk membantu NU dalam pengembangan SDM, khususnya dalam bidang manajemen, bisnis, ekonomi, teknologi dan teknologi informasi. (mkf)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Kemarau Panjang, Saatnya Muhasabah dan Ikhtiar
2
Ngaji Al-Hikam, Kiai Miftach Ungkap Makna Keramat dalam Perjalanan Spiritual
3
Kemenag Buka Program Persiapan Studi ke Luar Negeri, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
4
Tanah Wakaf NU di Yogyakarta Dikembangkan Jadi Kampung Reforma Agraria Berbasis Wakaf Produktif
5
Khutbah Jumat: Jangan Biarkan Rakyat Berjuang Sendiri Saat Bencana
6
Baca Doa Ini untuk Jaga Kesehatan Mental
Terkini
Lihat Semua