Obama Harus Lepas Sepatu di Istiqlal
NU Online · Selasa, 9 November 2010 | 08:09 WIB
Presiden AS Barack Obama harus melepas sepatu ketika masuk Masjid Istiqlal. Pernyataan ini sekaligus menjawab munculnya rumor bahwa Obama akan masuk Istiqlal dengan tetap mengenakan sepatu. Sebetulnya Istiqlal sudah biasa menerima tamu negara. Karena itu, segala persiapan penyambutan seperti karpet merah dan lainnya sudah disiapkan.
“Bahkan, sarana penyambutan seperti itu sudah siap digunakan kapan pun ketika ada tamu negara yang datang ke Istiqlal. Hanya saja seperti tamu-tamu lain, Obama juga harus melepas sepatunya. Malahan Istiqlal sekarang ini batas sucinya sudah sampai depan teras, luar sana,”tandas Mubarok selaku Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal pada wartawan di Jakarta, Selasa (9/1<>1).
Yang jelas katanya, Istiqlal ini sudah sering menerima tamu kepala-kepala negara. “Mereka semua ikut aturan kami, Kalau soal karpet merah dan lainnya, tentu Istiqlal sudah menyiapkan. Kami sudah pasang permanen di pintu VVIP karena memang tamu kehormatan yang datang ke sini tidak sedikit. Paling kalau warnanya sudah rada pudar, kami ganti yang baru,”ujar Mubarok.
Menurutnya, jika dilihat sepintas, Istiqlal seolah tidak mengadakan persiapan apa pun terkait kedatangan Obama. Namun, Mubarok menegaskan, untuk standar pelayanan dan persiapan penyambutan tamu negara, Istiqlal telah lebih dahulu siap ketimbang lokasi-lokasi lain.
"Soal nantinya Obama mau diajak ke mana, sudah kami siapkan. Terus juga ada cindera mata dan sebagainya, termasuk melihat beduk raksasa Istiqlal.. Jadi Istiqlal telah siap kapan pun tamu datang. Setelah Obama ke sini nanti, sorenya juga datang rombongan kenegaraan dari Austria. Mereka bahkan lebih banyak,"katanya. (amf)
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua