PBNU Sampaikan Ucapan Belasungkawa
NU Online · Ahad, 11 Juli 2010 | 04:40 WIB
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan ucapan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya tokoh dan sesepuh NU KH Idham Chalid. Almarhum yang meninggal pada usia 88 tahun telah mengabdikan usianya dalam organisasi NU.
“Atas nama PBNU kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam dalamnya dan mengimbau warga Nahdliyin untuk ikut berdoa untuk beliau. Kiai Idham adalah tokoh yang cukup lama memimpin NU,” kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj kepada NU Online di Jakarta, Ahad (11/7).<>
Almarhum memimpin NU selama 28 tahun, sebelum digantikan oleh KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada tahun 1984, pada saat NU kembali ke khittah 1926. Kiai Idham Chalid mengalami suka duka memimpin NU pada masa Orde Lama dan awal Orde Baru.
Kiai Idham adalah ulama sekaligus politisi yang moderat dan santun. "Beliau bisa diterima di mana-mana dan selalu berada di tengah, tidak ekstrim," katanya Said Aqil.
Jenazah Kiai Idham Chalid kini disemayamkan di rumah duka di kawasan pendidikan Darul Ma'arif, Cipete, Jakarta Selatan dan akan dimakamkan Senin (12/7) besok di Pondok Pesantren Darul Quran, milik keluarga, di Cisarua, Jawa Barat. (nam)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
2
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
Terkini
Lihat Semua