Faksi-faksi di Palestina tampaknya sadar bahwa mereka tidak mungkin bisa melawan Israel jika tidak bersatu. Sehingga, kelompok-kelompok di Palestina yang selama ini berseberangan akan melanjutkan perundingan kemungkinan diwujudkannya pemerintah persatuan.
Perundingan itu akan digelar di Kairo, Mesir pada 1 April depan. "Kami akan melakukan setiap upaya yang mungkin untuk mencapai satu perjanjian pada saat ini," kata seorang pejabat senior dari kelompok Fatah Nabil Shaath, di Kairo, Selasa (24/3).<>
Perundingan antara kelompok Fatah dengan lawannya Gerakan Hamas sempat digelar. Namun terhenti pada 19 Maret, di tengah-tengah ketidak sepakatan mengenai bagaimana mengatasi pembagian kekuasaan dan kebijakan menghadapi Israel.
Sebelumnya, Presiden Palestina Mahmoud Abbas merestui Hamas membentuk pemerintahan bersatu yang baru. Namun, Abbas yang menjadi pemegang Otoritas Nasional Palestina (Palestinian National Authority/PNA) mengajukan syarat, Pemerintahan baru harus mengakui PLO (Palestinian Liberation Organization) dan menerima dasar-dasar yang telah ditetapkan organisasi itu. (inl)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
3
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
6
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
Terkini
Lihat Semua