Pengurus Besar Janji Selesaikan Kemelut di PMII Jatim
NU Online · Senin, 19 Januari 2009 | 12:31 WIB
Kemelut di tubuh Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur tampaknya bakal panjang, menyusul desakan sebagian cabang yang akan menggelar Konferensi Koordinator Cabang Luar Biasa (KLB).
Namun, Pengurus Besar (PB) PMII—pimpinan tertinggi di organisasi itu—berjanji akan segera menyelesaikannya. Pihak-pihak yang berkepentingan dalam masalah tersebut diharapkan tenang dan tidak semakin memperkeruh suasana.<>
”Kami, PB PMII, sedang mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah di PMII Jatim,” ujar M. Khusen Yusuf, Ketua PB PMII Bidang Media dan Opini Publik, kepada NU Online di Jakarta, Senin (19/1).
Khusen mengaku memahami sikap yang diambil PKC PMII Jatim terkait isu KLB yang disebut-sebut akan mengganti Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum-nya, Makrus Nadhori. Di sisi lain, pihaknya juga memaklumi gerakan yang dilakukan beberapa cabang PMII di Jatim yang mengusulkan KLB.
”Sebab, diakui atau tidak, PMII Jatim memiliki peran besar bagi proses kaderisasi PMII secara nasional, sekaligus satu sentrum gerakan mahasiswa,” imbuh Khusen.
Sebelumnya, PKC PMII Jatim melayangkan protes terkait isu KLB tersebut. Pasalnya, PB PMII dinilai terprovokasi dengan gerakan yang dilakukan sebagian cabang PMII di Jatim. Buntutnya, kepengurusan PMII Jatim terancam dibekukan.
PMII adalah organisasi berbasis mahasiswa Nahdlatul Ulama (NU) yang memiliki 202 pengurus cabang di seluruh Indonesia. Di Jatim, terdapat 37 pengurus cabang, termasuk di antaranya beberapa cabang di provinsi Bali dan Nusa Tenggara Barat. (rif)
Terpopuler
1
Berikut Daftar Wakil Rais Aam PBNU Periode 2026-2031 Beserta Bidangnya
2
Habib Umar bin Hafidz Kunjungi PBNU, Ada Tiga Agenda di Dalamnya
3
Gus Ipul: Jangan Campuradukkan Muktamar NU dengan Persoalan Lain
4
Khutbah Jumat: Jangan Putus Asa Mencari Rezeki Halal Saat Ekonomi Sulit
5
Khutbah Jumat: Hak atas Udara Bersih untuk Menjaga Kesehatan Pernapasan
6
BNPB Sebut 639 Hektare Lahan Masih Terbakar di Enam Provinsi
Terkini
Lihat Semua