PPP: Buruknya Layanan Pemerintah Berawal dari Pemilu
NU Online · Sabtu, 4 April 2009 | 04:51 WIB
Meski Indonesia memiliki banyak sekali sumberdaya alam, namun rakyatnya tetap miskin dan terabaikan. Rakyat tidak mendapatkan hak-haknya sebagaimana mestinya. Buruknya layanan pemerintah ini berawal dari pelaksanaan pemilu yang dimanipulasi.
Demikian dinyatakan Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (Wasekjen DPP PPP), Mursyidah Thahir, dalam orasinya di lapangan Gambiran, Banyuwangi, Jumat (3/4).<>
Menurutnya, kelaparan dan kemiskinan yang dialami masyarakat di berbagai pelosok desa, bukan karena kurangnya ketersediaan makanan. Tetapi, karena rakyat tidak punya hak milik dan daya beli akibat buruknya layanan pemerintah.
Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Pimpinan Pusat Muslimat NU (PP MUslimat NU) ini mengajak masyarakat untuk memulai kampanye secara bersih. Mengenali caleg secara baik dan benar sebelum dipilih. Sehingga para caleg yang terpilih, nantinya bisa memperjuangkan kepentingan rakyat untuk mengurangi kemiskinan.
Lebih lanjut, Mursyidah yang juga calon Anggota Legislatif (Caleg) daerah pemilihan (dapil) III Jatim yang meliputi Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso ini menandaskan, "Rakyat tidak pernah diberitahu dengan benar, siapa caleg yang akan dipilih." (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
3
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
6
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
Terkini
Lihat Semua