Pria Bersenjata Bunuh 21 Orang di Perbatasan Iran-Afghanistan
NU Online · Sabtu, 18 Maret 2006 | 02:42 WIB
Sistan Baluchistan, NU Online
Beberapa pria bersenjata dengan seragam polisi membunuh lebih dari 21 orang. Peristiwa itu terjadi Selasa malam (14/03) di perbatasan Iran dan Afghanistan. Demikian kantor berita IRNA melaporkan.
Menurut Komandan Polisi Iran Jend. Esmail Ahmadi Moqaddam, pria bersenjata itu menghadang para korban sebelum membunuh mereka di jalan Zabol Zahedan, provinsi Sistan Baluchistan sekitar pukul sembilan malam waktu setempat.
<>“Para korban mengira mereka adalah polisi Iran. 21 orang terbunuh dan 7 lainnya luka-luka” ungkap Moqaddam.
Atas peristiwa itu, Moqaddam mensinyalir serangan itu dilakukan oleh pejabat intelijen Amerika dan Inggris dengan menyuruh beberapa orang mengenakan seragam polisi. Dia juga mendapat informasi bahwa pejabat intelijen itu sebelumnya mengadakan pertemuan dengan mereka.
“Intelijen telah mengintruksikan bandit-bandit lokal yang berkeliaran di jalanan untuk merusak keamanan di wilayah tersebut,” lanjut Moqaddam
Dia juga mengatakan, tindakan ini dilakukan untuk menciptakan ketidakstabilan dan kebencian agama, sebagaimana serangan bom di tempat suci Syiah di Samarra. Serangan ini, lanjutnya, ingin memprovokasi kebencian sektarian antara Syiah dan Sunni, dan mengancam munculnya perang saudara. (al-Jazeera/dar)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Ramadhan, Melatih Sabar, Memperkuat Syukur
2
Khutbah Jumat: Tiga Kebahagiaan Orang Puasa
3
Gerhana Bulan Total Bakal Terlihat di Seluruh Indonesia pada Selasa 3 Maret 2026, Dianjurkan Shalat Khusuf
4
Gus Yahya Sebut Kepergian Ketum Fatayat Margaret adalah Kehilangan Besar bagi Keluarga NU
5
Khutbah Jumat: 4 Cara Menghidupkan Malam Ramadhan dengan Ibadah
6
Ali Khamenei Wafat dalam Serangan Israel-Amerika
Terkini
Lihat Semua