Renovasi Pesantren dan Internet untuk Madrasah
NU Online · Rabu, 4 Oktober 2006 | 06:53 WIB
Pondok Pesantren (PP) AL Hasan yang hancur diterjang bencana banjir bandang awal tahun lalu kini sudah bisa difungsikan kembali. Setelah, Selasa (3/10) kemarin siang, dilaksanakan peresmian renovasi pesantren yang terletak di Desa Kemiri Kecamatan Panti, Kabupaten Jember itu.
Rehab total gedung Madrasah Ibtidaiyah yang diresmikan kemarin merupakan bantuan dari PT Telkom Peduli. Selain bantuan renovasi gedung. Telkom juga memberikan bantuan beberapa unit komputer dan sarana internet untuk bisa dimanfaatkan dan membantu para murid di sekolah tersebut.
“Keluarga besar PT Telkom memang ada program Telkom Peduli yang salah satunya diperuntukkan para korban bencana, dan alhamdulillah, setelah dirembuk, maka bantuan pada kali ini, baik berupa fisik sekolah maupun bantuan internet, diperuntukkan PP Al-Hasan Pimpinan KH Muzammil Hasba,” ujar H Anang Arif Ismail, Executive General Manager PT Telkom.
Sementara, KH Muzammil dalam sambutannya menyatakan rasa syukurnya, karena bencana yang menerjang lembaga pesantrennya ternyata banyak yang membantu. Menurutnya, Lembaga pesantren yang lebih banyak dididik untuk mengetahui perhitungan perbintangan (astronomi) itu dulu berdiri di atas tanah seluas 3 hektar.
“Dulu di atas tanah ini sarat dengan bangunan pendidikan, mulai dari asrama hingga ke unit-unit pendidikan. Tetapi setelah bencana itu, semuanya hancur,” tutur Kiai Muda yang berhasil merakit teropong bintang dan bulan itu.
Muzammil berharap, ke depan akan lebih banyak perhatian dari kalangan luar semacam PT Telkom yang mau mengulurkan tangan kepada lembaga pendidikan yang diasuhnya itu. Sehingga proses revitalisasi dan recovery bisa berjalan lebih cepat. (dtm/ary)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
2
Khutbah Jumat: Pentingnya Menjaga Privasi Anak di Media Sosial
3
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
4
Kemenkes Tetapkan Tarif Cek Kesehatan Jamaah Haji, Tertinggi Rp1,3 Juta
5
Syekh Yusuf al-Makassari: Sufi Nusantara yang Ubah Dzikir Jadi Gerakan Pembebasan
6
Subsidi Haji dari APBN, MUI: Tak Pengaruhi Keabsahan Ibadah
Terkini
Lihat Semua