Tujuh Menlu Negara Islam Bahas Masalah Timur Tengah
NU Online · Senin, 26 Februari 2007 | 02:52 WIB
Menteri luar negeri dari tujuh negara Islam bertemu di Islamabad, Pakistan, Ahad (25/2), guna membahas masalah Timur Tengah berdasarkan gagasan baru bagi perdamaian di wilayah itu yang meliputi penggelaran pasukan pemelihara perdamaian negara Islam di Irak.
Dalam pertemuan satu-hari tersebut, menteri luar negeri dari Mesir, Indonesia, Jordania, Malaysia, Arab Saudi, Pakistan dan Turki dijadwalkan merumuskan saran mengenai berbagaimasalah termasuk situasi di Irak, konflik Palestina-Israel, dan ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat mengenai ambisi nuklir Teheran.<>
Para menteri tersebut menawarkan usul bagi pertemuan puncak pemimpin mereka yang direncanakan diselenggarakan di Arab Saudi bulan depan.
Konferensi itu akan diselenggarakan dengan dasar gagasan baru yang dipelopori oleh Presiden Pakistan Jenderal Pervez Musharraf guna mengurangi ketegangan dan menyelesaikan krisis di Timur Tengah. Musharraf membahas gagasan itu selama kunjungannya ke sembilan negara Timur Tengah dan Islam di Asia Tenggara bulan lalu.
Mengenai Irak, akan diadakan penggelaran pasukan pemelihara perdamaian negara Islam di bawah pengawasan PBB setelah Amerika Serikat mengumumkan jadwal bagi penarikan pasukan AS dan pemerintah yang dipimpinan oleh PBB didirikan di Irak.
"Negara-negara di wilayah itu khawatir terhadap meningkatnya perpecahayan Syiah-Sunni di Irak, yang mengarah kepada perang saudara dan memiliki konsekuensi besar bagi seluruh wilayah tersebut," kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Pakistan.
Ekmeleddin Ihsanoglu, Sekretaris Jenderal Organisasi Konferensi Islam (OKI) yang mengorganisir 57 negara yang mendorong kesejahteraan umat Muslim global juga menghadiri pertemuan tersebut. (ant/nur)
Terpopuler
1
Ngantor Perdana, Gus Kikin Mulai Siapkan Susunan Kepengurusan PBNU 2026-2031
2
Gus Kikin Kunjungi Pojok Gus Dur pada Momen Perdana Ngantor di PBNU
3
Anggota Banser Wafat Selepas Tugas di Muktamar, Ketum GP Ansor Takziah dan Beri Santunan
4
Gus Kikin Sebut NU Dukung Program Pemerintah, Fokus pada Pembangunan Manusia
5
Menakar Kapasitas Al-Albani dalam Ilmu Hadits: Benarkah Layak Disebut Muhaddits?
6
PCNU Jombang Harapkan PBNU Masa Khidmah 2026-2031 Prioritaskan Program Keumatan
Terkini
Lihat Semua