Bintan, NU Online
Seanyak 35 anak mengikuti khitanan massal yang diselenggarakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bintan, di Toapaya, Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.
<>
Acara khitanan massal yang digelar Ahad (26/10) ini dalam rangka memperingati tahun baru 1436 Hijriah. "Khitanan massal ini diikuti anak-anak se Bintan," kata Ketua PCNU Bintan Supriyono.
Selain khitanan massal, PCNU Bintan juga memberikan santunan kepada anak yatim. Acara pengajian juga melengkapi peringatan awal Muharam ini dengan menghadirkan penceramah ustadz Lukman dari Batam. Pengajian diawali pertunjukan tenaga dalam Pagar Nusa, mulai dari sepakbola api, juga beberapa pertunjukan dengan senjata tajam.
"Maksud dari peringatan tahun baru Hijriah ini untuk mewujudkan kebersamaan dan kepedulian sosial," jelasnya.
Supriyono menambahkan, PCNU Kabupaten Bintan berkomitmen menyebarkan manfaat kepada masyarakat luas. Kini pihaknya sedang membangun Pesantren Darussalam, di Toapaya, dalam rangka mendidik generasi muda agar lebih mendekatkan dengan moral agama.
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bintan Zaenal mengatakan, pelaksanaan khitanan massal, selain dilaksanakan di Toapaya, juga dilaksanakan kecamatan-kecamatan lain di Bintan. Hanya saja khitanannya tidak dikumpulkan di satu tempat, tetapi tenaga medis yang mendatangi lokasi-lokasi yang ditentukan.
"Khitannanya selain di Toapaya juga digelar di Lobam Mas Asri, Kecamatan Seri Kuala Lobam. Lalu di Selat Bintan, Kecamatan Telukbintan," jelas Zaenal.
Ketua Panitia Nu'man mengatakan, jumlah anak yatim yang mendapatkan santunan 25 anak, dari Kecamatan Toapaya dan Telukbintan.
Ketua Komisi II DPRD Bintan Indra Setiawan, yang juga pembina Perguruan Silat Pagar Nusa, mengapresiasi penyelenggaraan khitanan massal dan pemberian santunan kepada anak yatim. "Organisasi sosial yang seperti ini mesti terus didukung, karena langsung berbuat ke masyarakat," kata Indra. (M Rofik/Mahbib)
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua