Pertemuan NU Online dengan pengurus LTN NU se-Yogyakarta, Sabtu lalu di Bantul, DIY. (Foto: dok. LTN PWNU DIY)
Markaban Anwar
Kontributor
Bantul, NU Online
Lembaga Ta’lif wan Nasyr Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (LTN PWNU) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Direktur Utama NU Online H Hamzah Sahal menggelar pertemuan koordinasi seluruh Pengurus Cabang LTN se-Provinsi DIY di Kafe Leha-Leha, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (9/8/2025) kemarin.
Ketua LTN PWNU DIY, Imam Machali, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi dan sinergi dalam rangka membentuk Biro NU Online Yogyakarta.
Menurutnya, kolaborasi antara pengurus di tingkat provinsi dan cabang sangat penting agar layanan dan konten keislaman yang disajikan semakin berkualitas dan merata.
Hamzah Sahal memberikan apresiasi terhadap dukungan serta semangat LTN NU se-DIY. Ia menegaskan bahwa NU Online adalah media kebanggaan Nahdliyin (warga NU) yang terus melakukan pengembangan dan inovasi.
“Secara nasional, NU Online berada di posisi pertama sebagai media pemberitaan keislaman. Untuk pengakses web Al-Qur’an, kita berada di peringkat kedua dunia,” ujar Hamzah yang ditemani Manajer IT NU Online Miftahuddin.
Hamzah menambahkan, capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pengelola NU Online, termasuk di tingkat daerah, untuk terus meningkatkan kualitas pemberitaan dan layanan digital keislaman.
Pertemuan koordinasi ini diakhiri dengan diskusi teknis terkait pengelolaan subdomain NU Online, strategi peningkatan konten lokal, dan rencana pelatihan bagi tim media di masing-masing cabang.
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua