Dilantik, IPNU Jabar Diminta Bangun NU dari Bawah
NU Online · Ahad, 16 November 2014 | 16:11 WIB
Bandung, NU Online
Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Khaerul Anam Harisah melantik Pengurus Pimpinan Wilayah IPNU Provinsi Jawa Barat di Balai Diklat Koperasi Gedebage Kota Bandung, Sabtu (15/11) siang.
<>
Khaerul Anam Harisah mengatakan kepengurusan wilayah Jawa Barat harus sinergis dengan program-program yang dirancang oleh Pimpinan Pusat. Karena kata dia, Jawa Barat termasuk sentral pengkaderan.
Ketua PW IPNU Jawa Barat Asep Irfan Mujahid mengatakan siap apa yang dikatakan Ketum IPNU. Ia menyatakan akan bekerja totalitas untuk organisasi dengan membuat program-program yang dapat dirasakan pelajar, santri maupun masyarakat Jawa Barat.
Hadir pada pelantikan itu, Sekretaris PW NU Jawa Barat Drs. Imron rosyadi. Ia mengatakan IPNU mempunyai jati diri yang punya 3 fungsi yakni mapan dari segi keilmuan, keagamaan, dan keorganisasian.
Sebagai kepanjangan tangan Nahdlatul Ulama, kata dia, IPNU harus merrumuskan hal itu dalam rapat kerja wilayah. “Kami mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus pimpinan wilayah IPNU Provinsi Jawa Barat,” ungkapnya.
Imron juga berharap semoga kepengurusan yang baru dilantik bisa secara totalis membangun NU Jawa barat dari bawah (segmen pelajar dan santri) sehingga bisa meringankan beban dalam melakukan proses pencerdasan pada masyarakat dari mulai sejak dini.
Acara pembukaan dimulai pukul 14. 00 tersebut berisi pelantikan, pengarahan PP IPNU dan dilanjutkan rapat kerja wilayah melalui sidang-sidang komisi.
Pada kesempatan hadir pula Saca Suhendi (Ketua DPD KNPI) GP Ansor, Muslimat, Fatayat, IPPNU dan PMII Provinsi Jawa Barat, serta perwakilan masing-masing cabang IPNU se-Jawa Barat. (Aris Prayuda/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
4
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
5
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
6
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
Terkini
Lihat Semua