Dilantik, Muslimat NU Sulsel Digawangi 63 Doktor, 70 Magister
NU Online · Ahad, 31 Juli 2016 | 21:06 WIB
Makassar, NU Online
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama Hj Khofifah Indar Parawansa melantik Pimpinan Wilayah Muslimat NU Sulawesi Selatan masa khidmah 2016-2021. Kegiatan tersebut yang berlangsung di auditorium KH Muhyiddin Zain Universitas Islam Makassar pada Ahad (31/7) tersebut dirangkai dengan Rapat Kerja dan Halal bihalal.
Hj Khofifah dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus Muslimat NU Sulsel yang baru dilantik. Ia berharap agar pengurus baru mampu membawa Muslimat NU Sulawesi Selatan lebih baik.
"Menurut catatan saya, susunan pengurus Muslimat NU Sulsel saat ini kurang lebih ada 63 yang bergelar doktor dan 70 orang bergelar magister sehingga sumber daya manusia lebih dimudah diarahkan kemana, peta dakwahnya seperti apa," katanya.
Dengan sumber daya seperti itu, lanjut Menteri Sosial RI di Kabinet Kerja, ini Muslimat NU Sulawesi Selatan harus bisa menjawab problema masyarakat saat ini, diantaranya radikalisme agama, penyalahgunaan narkoba, pemberantasan korupsi, dan problema masyarakat yang ada.
Sementara Ketua PW Muslimat NU Sulsel Majdah MZ Agus Arifin Nu'mang dalam sambutannya berterima kasih kepada seluruh pengurus cabang yang telah mengamanahkannya kembali sebagai pucuk pimpinan Muslimat NU. Ia menganggap amanah tersebut tentunya adalah amanah yang sangat mulia.
"Muslimat NU tentunya memiliki tugas mengatasi persoalan bangsa kekinian sehingga saya berharap kepada seluruh pengurus untuk menjadi garda terdepan atas persoalan bangsa karena Muslimat dan ibu adalah madrasah awal bagi anak-anak bangsa.”
Pelantikan tersebut PW Muslimat NU Sulsel bersama seluruh ketua dan Pengurus PC Muslimat NU Kabupaten/Kota, Wakil Gubernur Sulsel, Ketua Umum PP Muslimat NU, Ketua NU Sulsel, Ketua IPNU Sulsel, Ketua GP Ansor Makassar, para Ketua Lembaga NU Sulsel menandatangani dan mendeklarasikan Laskar Anti-Narkoba Muslimat NU Sulawesi Selatan. Turut menandatangani Ketua PW Aisiyah Sulsel, para ketua ormas Islam dan seluruh perwakilan ormas keagamaan. (Andy Muhammad Idris/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
3
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
4
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
5
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
6
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
Terkini
Lihat Semua