Jember, NU Online
Pengurus Anak Cabang NU Bangsalsari Jember bekerjasama dengan Jember Entrepreneur Comunity (JECO) menyelenggarakan “Pelatihan kewirausahaan” di Yayasan Pondok Pesantren Raudlah Darus Salam (RDS) Sukorejo, asuhan KH Misbahus Salam, Sabtu (16/2).<>
Peserta pelatihan diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari utusan ranting Fatayat dan santri Pondok Pesantren RDS.
Ketua Fatayat NU Bangsalsari Ilis Mahbubah menuturkan, kaum perempuan memiliki potensi untuk berwirausaha. Karena itu pihaknya akan membawa program Fatayat kepada pengembangan ekonomi.
“Banyak potensi yang bisa dilakukan di pedesaan, seperti menjahit, pembibitan, peternakan, home industry, kerajinan, dan pedagang kaki lima (belejo). Dengan pelatihan ini mereka kita beri semangat dan sistem kerja serta mencari peluang yang dapat mengembangkan usahanya,” katanya.
Pelatihan diisi oleh Nyoman Aribowo,SPt. dan H Dima Akhyar,SH dari Jember Entrepreneur Comunity (JECO). Dengan materi “Cara Gila Jadi Pengusaha”, peserta dipacu untuk memiliki semangat dalam berusaha tanpa mengenal lelah dan berani menghadapi masalah.
“Dari fikiran positif, semangat dan keberanian yang tinggi seseorang akan mampu menjadi pengusaha yang dapat membawa masa depan cerah,” tutur Nyoman. Selanjutnya acara ditutup dengan MOU antara Fatayat dan JECO. JECO akan siap menjadi pendamping dan membimbing usaha para Ibu-Ibu fatayat, hingga sukses.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Perlintasan Liar Dikelola Ormas, Dirut KAI: Tidak Memenuhi Syarat, Kami Tutup
6
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
Terkini
Lihat Semua