Fatayat NU Bojonegoro Bertekad Berdayakan Perempuan
NU Online · Senin, 12 Januari 2015 | 13:09 WIB
Bojonegoro, NU Online
Ketua Pimpinan Cabang Fatayat NU Bojonegoro Jawa Timur Ifa Khoiria Ningrum bertekad memberdayakan perempuan di semua sektor. Fatayat akan memperjuangkan hak-hak dasar perempuan, termasuk pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lainnya.
<>
"Sehingga perempuan harus menjadi berdaya," katanya pada pelantikan pengurus Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Bojonegoro di hotel Aston pada Ahad (11/1).
Menurutnya, Badan otonom (Banom) perempuan muda NU itu harus berdaya dan mampu mengakses sumber daya strategis, baik kesejahteraan pendidikan, kesehatan dan yang lain. Perempuan kemudin bisa berguna dimana saja dan menjadi apa saja.
Kata dia, tugas perempuan selain menjadi istri, juga kewajiban fungsi kodrati yang melahirkan generasi-generasi dan kholifah di bumi. "Karena seorang perempuan mempunyai tugas penting, sehingga harus berdaya," terangnya.
Ditambahkan, melalui Fatayat ini dengan mengikuti organisasi, keluarga bisa senang dan bangga karena mempunyai keterampilan yang belum tentu dimiliki perempuan lainnya.
Prosesi pelantikan, dipimpin langsung ketua Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat NU Jawa Timur Hikmah Bafaqih. Selain dihadiri pengurus ranting dan PAC Fatayat sekabupaten Bojonegoro, juga dihadiri pengurus PCNU Bojonegoro maupun banomnya. Serta forum pimpinan daerah (forpimda) nampak dalam pelantikan tersebut.
Setelah pelantikan yang bertema 'Menjadi wanita hebat, Fatayat NU berprestasi dan menjadi inspirasi' dilanjutkan dengan seminar islamic parenting yang disampaikan seorang psikolog lulusan Universitas Gajah Mada (UGM), Hartatik.(M. Yazid/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU
2
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
3
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan ModernÂ
4
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
5
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
6
Soroti Penilaian Juri LCC di Kalbar, KPAI: Mental dan Kepentingan Anak Harus Diutamakan dalam Kompetisi
Terkini
Lihat Semua