GP Ansor Jatim Ingin Berangkatkan Umrah Bapak Penjual Es Teh yang Viral dalam Pengajian Gus Miftah
NU Online · Rabu, 4 Desember 2024 | 11:15 WIB
Sunhaji, bapak penjual es teh yang viral di pengajian Gus Miftah di Magelang, Jawa Tengah. (Foto: tangkapan layar Youtube PCNU Kabupaten Magelang)
Joko Susanto
Kontributor
Jakarta, NU Online
Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Jawa Timur Musaffa Safril ikut menanggapi terkait viralnya video Miftah Maulana Habiburrahman yang kerap dipanggil Gus Miftah kepada Sunhaji, bapak penjual es teh dalam acara Pengajian di Magelang.
Safril yang baru saja ditetapkan dalam Konferensi Wilayah (Konferwil) XV GP Ansor Jatim di Pesantren Zainul Hasan Genggong, Kabupaten Probolinggo sebagai Ketua PW GP Ansor 2024-2028 tersebut memuat postingan di laman Facebook pribadinya.
"Bagi teman-teman yang barangkali kenal beliau, atau memiliki kontak beliau penjual es teh yang viral dalam acara majelis pengajian Gus Miftah. Kami PW GP Ansor Jawa Timur sangat berharap bisa sambung beliau. Kami ingin berikan apresiasi atas keteladanan dan kerja kerasnya dengan memberangkatkan beliau untuk menjalankan ibadah umrah secara gratis," kata Safril.
"Silakan kabari kami jika memiliki informasi mengenai keadaan beliau atau langsung menghubungi kontak kami di 081320048871," imbuhnya.
Diketahui, Gus Miftah viral usai perkataannya kepada penjual es teh dianggap tidak beretika dan tidak mencerminkan seorang pendakwah.
"Oh kon mborong! (Oh disuruh memborong). Es tehmu jek akeh ora (es tehmu masih banyak gak)? Yo kono didol g*bl*k (ya sana dijual g*bl*k). Didol sek, nek urung payu, yo wes takdir (jual dulu, nanti kalau belum laku, ya sudah, takdir)," ujar Gus Miftah diikuti tawa jamaah dan sejumlah tokoh undangan di panggung.
Dalam beberapa informasi, nama bapak penjual es teh ada banyak versi. Ada yang menyebut Sunhaji, Suharji, dan Sonhaji. Gus Miftah saat menyambangi kediaman bapak penjual es teh menyebutnya Sonhaji, sedangkan sejumlah wawancara wartawan menulisnya Sunhaji.
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
Terkini
Lihat Semua