Sumenep, NU Online
Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sumenep, Jawa Timur meneguhkan wasiat salah seorang pendiri yang juga mustasyar pertama NU, KH Raden Asnawi Kudus.
<>
Demikian ditegaskan Ketua PC GP Ansor Sumenep M Muhri Zaen pada pelantikan PAC GP Ansor Kecamatan Kota di Masjid Raudlatur Rahman, Desa Kacongan, Kecamatan Kota, Sumenep, Selasa (5/1) malam. Pelantikan ini juga dikemas dengan tasyakuran Maulid Nabi.
"Bercerminlah pada kaca benggala, wajahmu bagus atau tidak. Ketika kamu melihat ada orang salah, kamu menyalahkan (dan) menjelekkan. (seharusnya) kamu malu mengaku jempolan, (padahal) mengajimu kurang fasih dan amburadul," kata M Muhri Zaen menirukan wasiat KH Raden Asnawi Kudus.
Ketua Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Sumenep Hanto Sudarto menyatakan sangat berterima kasih kepada PC GP Ansor Sumenep. Menurutnya, wasiat KH Raden Asnawi Kudus menjadi cambuk baginya untuk selalu berbenah diri sebelum membenahi orang lain.
"Wasiat tersebut bisa dianalogikan supaya kita tidak seperti lilin, menerangi sekitar tapi dirinya terbakar," terangnya. (Hairul Anam/Mahbib)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
2
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri: Hari Kemenangan untuk Kebebasan Masyarakat Sipil
Terkini
Lihat Semua