Daerah

Kiai Mutawakkil Doakan Khofifah-Emil Sukses Pimpin Jatim

NU Online  ·  Senin, 9 Juli 2018 | 12:30 WIB

Surabaya, NU Online
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH M Hasan Mutawakkil Alallah mengatakan bahwa kemenangan yang diraih pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak adalah kabar baik bagi keluarga besar nahdliyin. Sebab Khofifah-Emil juga kader terbaik yang dimiliki NU.

Hal tersebut disampaikan Kiai Mutawakkil saat acara halal bi halal PWNU dan PCNU se-Jatim. Kegiatan juga berbarengan dengan pengumuman pemenang dan pemberian hadiah bagi juara NU Jatim Award 2018.

"Kita bersyukur yang menang juga kader NU. Mudah-mudahan Ibu Khofifah selamat dan memenuhi janji-janjinya kepada umat," katanya, Senin (9/7). Kiai Mutawakkil juga mendoakan agar Khofifah-Emil yang akan memimpin Jatim lima tahun mendatang bisa menjalankan roda pemerintahan dengan baik serta bisa mewujudkan seluruh program.

Pada kesempatan tersebut, Pengasuh Pondok pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo ini juga mengajak usai pemilihan gubernur tidak lagi ada friksi. Hal tersebut penting untuk menjaga keutuhan nahdlliyin yang sempat beda pilihan sebelumnya.

"Supaya ada konsolidasi dan tidak meretakkan silaturahim dan kebersamaan sesama NU,” pinta kiai alumnus Pesantren Lirboyo Kediri tersebut.

Dalam pandangannya, Jatim sebagai ukuran keamanan nasional, sedangkan nahdiyin terbesar ada di provinsi ini. Dirinya tidak menginginkan suasana tidak kondusif terjadi.

"Kalau tidak kompak, maka NU mudah pecah. Kalau NU Jawa Timur pecah, ini akan merembet ke mana-mana,” katanya di hadapan para kiai serta undangan yang memadati lantai tiga kantor yang berlamat di Jalan Masjid Al-Akbar Timur 9 Surabaya tersebut. 

Saat NU pecah dan tidak solid, maka yang terancam bukan hanya jamiyah tetapi juga Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI. “Karena NU ini jimatnya NKRI," tandasnya. (Rof Maulana/Ibnu Nawawi)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang