Meski Krisis Global, Kesadaran Berkurban Masyarakat Tinggi
NU Online · Selasa, 9 Desember 2008 | 01:36 WIB
Ibadah kurban makin meningkat meskipun di tengah krisis global. Sebagai contoh, kesadaran masyarakat tersebut telah dibuktikan warga Desa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba, Brebes, Jateng.
Pada kesempatan Hari Raya Idul Adha 1429 H, jumlah hewan kurban yang disembelih mencapai 50 ekor, terdiri atas 3 ekor sapi dan 47 ekor kambing. Kegiatan kurban tersebut dilaksanakan usai salat ied di halaman Masjid Jami Al Mujahidin, Senin (8/12).<>
Menurut Kepala Desa (Kades) Pakijangan, Wasjan Kirom, pada Hari Raya Idul Adha tahun ini jumlah hewan yang disembelih mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. “Ya ada peningkatan yang signifikan,” ujar Wasjan.
Hewan kambing yang disembelih, lanjut Kades, merupakan sumbangan dari para aghniya desa setempat. Sedangkan dua ekor sapi merupakan sumbangan dari paguyuban perantau warga Pakijangan di daerah Tangerang, Jabar dan seekor sapi lainnya sumbangan dari H Abdurahman, salah seorang warganya.
Tradisi tahunan ini, tetap mendapat tempat dihati warganya. Meskipun dalam kondisi ekonomi dunia yang tidak menentu. “Ini kan perkara keimanan, Mas. Jadi masalah Kurban tidak terpengaruh dengan krisis global,” ungkap Wasjan di sela-sela penyembelihan hewan qurban.
Daging qurban, di bagikan kepada warga masyarakat yang berhak diantaranya fakir, miskin, anak yatim, janda maupun duda. “ Kaum dhuafa, kami prioritaskan untuk menerima.,” ucap Wasjan.
Untuk menghindari kekacauan dalam pembagian daging kurban, panitia kurban sebelumnya memberikan kupon kepada para penerima dan sistem antar ke rumah penerima.
Peningkatan jumlah warga yang berkurban, diupayakan oleh Wasjan Kirom selaku Kepala Desa, dengan cara sosialisasi melalui pengajian Jamiyah Tahlil. “Lewat tahlil, himbauan untuk berkurban selalu kami dengungkan,” pungkasnya. (was)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
4
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
5
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah
6
Data Terbaru Kecelakaan Kereta: 16 Orang Meninggal Dunia
Terkini
Lihat Semua