Malang, NU Online
Memahamkan masyarakat tentang ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah, bagi para Ulama mungkin bisa dianggap mudah. Karena prinsip-prinsip ajarannya sudah dirintis para wali sejak dahulu. Tapi untuk memberikan pemahaman tentang ilmu organisasi dalam NU adalah tugas yang sulit.<>
Hal seperti ini membutuhkan ilmu khusus yang dinamakan “Ilmu Marketing Nahdlatul Ulama’.
Demikianlah diungkapkan Ketua Lakpesdam NU Kabupaten Malang; Suprapto, BA saat ditemui NU Online seusai pelatihan kader yang dilaksanakan di Masjid Sabilillah Blimbing Kota Malang, Rabu (24/4) lalu.
“Ada caranya sendiri untuk mengenalkan organisasi NU pada kalangan yang masih awam terhadap NU. Seperti dengan bertanya kepada mereka dengan: ‘Apa sih gunanya tahlilan, dan mengapa harus tahlilan? Baru kemudian jawaban mereka kita kembangkan,” paparnya.
Ia menegaskan pentingnya memahami kebutuhan mereka dulu sebelum kita beri pemahaman tentang organisasi dan apa manfaat berorganisasi.
Selain itu, suprapto juga memaparkan cara yang mungkin bisa digunakan dalam mengajar mata pelajaran Aswaja di sekolah, yang selama ini dianggap sulit apalagi jika menyangkut ilmu organisasinya.
“Demikian pula mengajarkan kepada siswa yang masih kecil, dan masih belum ada pemahaman tentang NU sama sekali, kita harus bisa. Misalnya, saat kita menerangkan perangkat organisasi NU. Kita jelaskan dulu kepada mereka bahwa, mereka pun bisa berjuang dalam NU, dengan masuk jadi anggota IPNU-IPPNU, dengan demikian mereka akan bisa tertarik.”
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Ahmad Nur Kholis
Terpopuler
1
PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Daftar
2
Khutbah Jumat: Jadi Manusia yang Menenangkan, Bukan yang Meresahkan
3
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah tentang Kejujuran
4
Khutbah Jumat: Degradasi Moral dan Kualitas Shalat
5
PBNU Segera Alihkan Saham Perusahaan Pengelola Tambang kepada Perkumpulan NU
6
PBNU Finalisasi SK Kepengurusan Peserta Muktamar Ke-35 dan Road Map NU 25 Tahun
Terkini
Lihat Semua