Olimpiade Santri Bakal Warnai Hari Santri di Pringsewu
NU Online · Rabu, 12 September 2018 | 15:00 WIB
Panitia Hari Santri Nasional (HSN) 2018 Kabupaten Pringsewu, Lampung bakal menggelar Olimpiade Santri dalam rangka memeriahkan dan memberi makna lebih pada Hari Nasional yang jatuh pada 22 Oktober mendatang. Ketua Panitia HSN 2018 Kabupaten Pringsewu KH Munawir menjelaskan, olimpiade ini terbagi menjadi empat jenis olimpiade.
“Ada empat olimpiade yang akan dilombakan untuk para santri di Bumi Jejama Secancanan Bersenyum Manis ini yaitu Olimpiade Kitab, Olimpiade Olahraga, Olimpiade Pena dan Olimpiade Seni,” jelas Sekretaris Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Pringsewu yang biasa disapa Gus Nawir ini, Rabu (12/9).
Lebih lanjut Gus Nawir menjelaskan, keempat olimpiade ini akan mulai digelar pada 7 Oktober 2018 di beberapa tempat. Untuk Olimpiade Kitab jelasnya, akan mengawali rangkaian olimpiade yang akan dilaksanakan di Komplek Gedung NU Pringsewu.
“Olimpiade kitab akan diikuti oleh para santri pondok pesantren dan Taman Pendidikan Qur'an (TPQ) atau majelis taklim yang terdiri dari 4 cabang perlombaan yaitu Hafalan Nadhom, Kreasi Lalaran Nadhom, Qiro’atul Kutub dan Tahfidzul Qur’an. Masing-masing perlombaan terdiri dari dua kategori putra dan putri,” jelasnya.
Untuk Olimpiade olahraga yang akan dipusatkan di Gedung Pringsewu Futsal akan mempertandingkan dua cabang lomba yaitu Futsal dan Tenis Meja. Tidak hanya diikuti oleh para santri, olimpiade olahraga ini juga akan diikuti oleh para kiai, ustadz dan para tokoh agama di Kabupaten Pringsewu.
“Disamping ikut serta meramaikan gelaran HSN 2018, kita berharap para kiai dan tokoh agama di Pringsewu sehat jasmaninya. Tentunya bertanding dengan sesamanya. Tidak dengan yang muda-muda,” candanya.
Sementara untuk Olimpiade Seni, panitia pelaksana sudah mempersiapkan 3 cabang lomba yaitu kaligrafi, paduan suara dan pidato. Untuk paduan suara lagu yang harus dinyanyikan adalah Lagu Indonesia Raya dan Lagu Syubbanul Wathan.
“Kita ingin menumbuhkan cinta para generasi muda khususnya para santri kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui paduan suara ini,” terangnya tentang Lomba Paduan Suara yang akan digelar pada 13 Oktober 2018 di Aula Gedung NU Pringsewu ini.
Dan Olimpiade yang terakhir tambahnya adalah Olimpiade Pena yang akan digelar dalam bentuk sayembara Desain Grafis Meme Hari Santri Nasional 2018 dan Lomba Menulis Artikel. Untuk keterangan lebih detail tentang lomba ini terangnya, para peserta bisa mengunjungi website http://harisantri.nupringsewu.or.id/.
“Panitia sudah menyediakan hadiah yang menarik bagi para peserta sayembara di Olimpiade Pena ini. Dan pendaftaran juga gratis,” ujar Gus Nawir.
Olimpiade Pena ini juga akan diwarnai dengan Pelatihan Jurnalistik bagi para santri yang ditujukan untuk lebih memperdalam keilmuan tentang berbagai hal seperti cara meliput dan menyajikan Informasi secara benar dan profesional, pemanfaatan medsos sebagai media dakwah wasathiyah serta cara menangkal informasi hoaks dan radikal.
“Dengan pelatihan jurnalistik ini kita juga berharap para santri mampu mengelola Media Informasi Pesantren, seperti mading, web, blog,buletin dan sejenisnya sehingga syiar pesantren akan lebih bergaung,” pungkasnya. (Muhammad Faizin)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
3
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
4
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
5
10 Tuntutan BEM SI dalam Aksi Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta
6
PBNU Kutuk Keras Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Pati
Terkini
Lihat Semua