Pagi Ini, PCNU Bawean Lakukan Kirab Koin Muktamar NU di Pesantren Hasan Jufri
NU Online · Rabu, 12 Februari 2020 | 06:00 WIB
Rombongan kirab berkumpul bersama dengan titik keberangkatan awal dari Pondok Pesantren Hasan Jufri, Lebak. Sebelum keberangkatan, rombongan masuk ke lokasi madrasah tersebut sambil mengedarkan Kotak Koin Muktamar NU kepada para dewan guru dan siswa serta santri. Rombongan disambut oleh jajaran guru dan siswa madrasah melalui upacara simbolik pelepasan rombongan kirab koin muktamar.
“Hari ini kita berawal dari Pondok Pesantren Hasan Jufri, Lebak. Kita sudah mengkoordinasikannya dengan Kepala Madrasah dan Guru-Guru di Hasan Jufri, mencakup Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, Mahasiswa S1 STAI Hasan Jufri dan Mahasiswa S2,” Ujar Kyai Ilyas, Ketua NUCare-LAZISNU PCNU Bawean kepada NU Online.
Kami, kata dia, berusaha menyebar amplop Koin Muktamar ke semua elemen masyarakat untuk memperbesar peluang penggalian koin. "Meniru apa yang dilakukan oleh PCNU Jombang.” demikian tambahnya.
Berdasarkan hasil pantauan NU Online di lapangan, PCNU Bawean yang dipimpin Kiai Fauzi Rauf, jauh-jauh hari ikut serta mensosialisasikan Koin Muktamar NU ini dalam setiap momen acara yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang, MWC dan ranting, seperti misalnya lewat momen-momen lailatul ijtima.
Kirab Koin Muktamar NU ini sedianya akan bergerak menuju ke MINU 18 Lebak. “Bagi sahabat Ansor dan Banser Bawean yang ikut serta dalam rombongan, diharapkan untuk terus ikut bisa mengawal sampai proses kirab ini selesai.” Ujar Syafii, Ketua Cabang GP Ansor Bawean de facto ini.
Berdasarkan hasil informasi yang diterima NU Online, prosesi kirab Koin Muktamar NU ini akan dilaksanakan selama beberapa tahap, mencakup seluruh Bawean. “Ini adalah salah satu bentuk dukungan kami terhadap momen 5 tahunan PBNU, yang sedianya akan diselenggarakan di Lampung itu. Kami tidak menargetkan harus sama dengan PCNU-PCNU lain, mengingat Bawean adalah pulau kecil. Tapi, seberapa pun kecilnya nilai yang terkumpul dari koin yang berhasil dikumpulkan, itu sudah merupakan jerih payah maksimal dari kami untuk mengabdi kepada NU dan para ulama.” Ujar salah satu peserta kirab yang tidak mahu disebutkan namanya.
Kontributor: Muhammad Syamsudin
Editor: Abdullah Alawi
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
4
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
Terkini
Lihat Semua