Kediri, NU Online
Pasar Rakyat Indonesia tiba giliran di Kediri, Jawa Timur. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dengan Pengurus Cabang (PCNU) Kota Kediri ini diselenggarakan di Pondok Pesantren Lirbyo, Kediri, Sabtu-Ahad (2-3/2).<>
Pasar rakyat kali ini dipusatkan di komplek Aula Muktamar Pesantren Lirboyo. Disebut Aula Muktamar karena aula ini dibangun dan ditempati pertama kali untuk penyelenggaraan Muktamar NU 1999 pada saat Ketua Umum PBNU KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menjabat Presiden ke-4 RI.
Pembukaan Pasar Rakyat diadakan pada Sabtu (2/2) kemarin. Beberapa jenis produk ditawarkan dengan harga murah, mulai dari sembako dan barang-barang kebutuhan lain. Produk andalan pasar rakyat ini berlabel “Bintang Sembilan”.
Pasar rakyat juga membuka beberapa stand untuk umum. NU Online juga sempat mengunjungi stand Pesantren Lirboyo sendiri yang antara lain menyediakan buku, suvenir dan poster.
Pasar rakyat juga diisi dengan Workshop Kewirausahaan dan Broadcasting. Kegiatan ini diadakan di Aula Muktamar Lirboyo, Sabtu pagi menghadirkan Setyo Hadi, ketua Lembaga Perekonomian NU Kota Kediri.
Sementara Broadcasting dipandu oleh Harry Pantja. Sang 'Dunia Lain' ini adalah narasumber tetap dalam setiap Workshp Broadcasting yang mengiringi kegiatan Pasar Rakyat di berbagai daerah.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Muhammad Zakki
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Silaturahmi dan Saling Memaafkan
2
Jalur Banda Aceh-Medan Macet Panjang, Ansor Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan
3
Raih Lima Keutamaan Ini dengan Laksanakan Puasa Syawal
4
Prabowo Klaim Pemulihan Aceh Hampir 100 Persen, NU Aceh Tamiang: 70 Persen Warga Masih Mengungsi
5
Khutbah Jumat: Berbagi Tanpa Pamer, Peduli Tanpa Sekat
6
DPR Ingatkan Mutu Pendidikan di Tengah Wacana PJJ untuk Efisiensi Energi
Terkini
Lihat Semua