PCNU dan Pengurus 14 Lembaga NU Kota Semarang Dilantik
NU Online · Ahad, 31 Juli 2016 | 20:00 WIB
Semarang, NU Online
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah H. Abu Hapsin melantik PCNU Kota Semarang di Pondok Pesantren Raudlatus Saidiyah Kalialang Gunungpati, Semarang (31/7). Pada pelantikan tersebut hadir Wali Kota Semarang Hendi Hendraprihadi, Ketua MUI H Erfan Soebahar, H. Ahmad dan tokoh-tokoh Semarang.
PWNU berharap pengurus baru yang dilantik ini mampu memberikan warna Islam rahmatan lil 'alamin di Kota Semarang. Apalagi Semarang sebagai Ibukota Jawa Tengah perlu menjadi lokus gerakan Islam yang memahami keanekaragaman.
Ketua PCNU Kota Semarang H. Anasom mengomentarinya, "NU perlu menjadi pengayom," katanya.
Selain pelantikan PCNU juga dilantik 14 lembaga dibawah PCNU. "Empat belas lembaga ini sangat diharapkan mampu menggerakkan kekuatan NU di Semarang dan berkegiatan sesuai dengan tupoksi lembaga masing-masing," ujar Sekretaris PCNU Imam Mursyid.
Sementara Wali Kota Semarang mengingatkan agar mewaspadai penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas. Ia juga mengingatkan untuk mewaspadai sebagaimana bulan kemarin Semarang dilanda bencana rob.
"Hal-hal sepele ini agar terus disosialisasikan seperti dalam membuang sampah," ungkap Hendar Prihadi.Selain itu kita juga perlu memperhatikan anak-anak kita untuk membuat Semarang lebih baik dan hebat, lanjutnya.
Hendar menegaskan bahwa ulama dan umara harus bermitra. "Saya ini tangan kanan dan santri ulama, siap diperintah dan dalam hal pemerintah," tandas Hendar. (Rikza/Zulfa/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
3
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
4
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
5
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
6
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
Terkini
Lihat Semua