Peduli Korban Gempa Aceh, Santri Riyadlus Sholihin Shalat Ghaib
NU Online · Jumat, 9 Desember 2016 | 03:25 WIB
Sebagai bentuk kepedulian kepada sesama yang sedang terkena musibah, ratusan santri Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo melakukan doa bersama untuk korban gempa bumi yang terjadi di Banda Aceh pada Rabu (7/12).
Doa dan tahlil bersama yang dilaksanakan di Masjid Al-Barokah itu dipimpin langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin Habib Hadi Zainal Abidin, Kamis (8/12) malam.
Doa bersama dan tahlil dilakukan setelah mereka melaksanakan sholat gaib bagi korban yang meninggal dunia akibat gempa. “Semoga dengan doa ini amal ibadah para korban gempa bisa diterima di sisi Allah SWT,” ujar Habib Hadinya.
Sebenarnya jelas Habib Hadi, pada saat terjadi bencana gempa bumi keluarga Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin berencana langsung menggelar sholat ghaib. Namun, karena karena jumlah korban meninggal dunia akibat gempa belum diketahui secara pasti, maka sholat ghaib baru dilaksanakan sekarang.
Setelah sholat gaib dan tahlil bersama, rencananya tiap malam para santri akan melaksanakan tahlil bersama. Dimana pelaksanaan tahlil ini akan dilakukan selama 7 hari ke depan.
“Doa bersama ini akan berkelanjutan. Setiap saat kita bisa mendoakan para korban gempa di Banda Aceh. Harapannya korban yang ditinggalkan tabah dalam menghadapi musibah ini. Harapannya bencana alam yang ada di Indonesia tidak terjadi lagi,” harapnya. (Syamsul Akbar/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua