Yogyakarta, NU Online
Dalam rangka menyambut rangkaian peringatan hari lahir (Harlah) ke-90 NU, PWNU DIY menggelar bedah novel tentang KH Hasyim Asy’ari berjudul “Sang Penakluk Badai” yang ditulis oleh Aguk Irawan MN di aula PWNU DIY, Jln MT Haryono, Selasa (14/5). Berbagai elemen kader muda NU hadir dan menikmati acara bedah novel tersebut.<>
“Saya takjub dengan anak muda, pemuda Jogja cinta Mbah Hasyim, para ulama telah sukses untuk mengkader para kader muda NU,” ungkap salah satu pembicara dalam bedah novel, Salamun Ali Mafas.
Peserta yang diperkirakan oleh panitia hanya 200 orang, telah melebihi kuota. Aula PWNU yang dijadikan tempat bedah buku tersebut tidak muat. Dalam diskusi novel tersebut, membahas banyak tentang perjalanan Mbah Hasyim Asy’ari.
“Semakin maju, zaman pergerakan dunia dapat mengancam generasi muda, ini dapat dihadirkan dari film. Selama ini film ini hanya memuat hal-hal yang tidak mendidik. Oleh karenanya saya mencoba mendekati sutradara, bangsa ini kami ubah dengan menampilkan para tokoh-tokoh yang profesional. Perjuangan-pejuang yang dihadirkan melalui film,” ujar Salamun Ali Mafas, pembicara terkait tentang film “Sang Kyai”.
“Saya tertarik tentang manajemennya, karena Mbah Hasyim salah satu tokoh yang mempunyai hubungan banyak hubungan dengan orang-orang, di antaranya adalah Soekarno, Tan Malaka, dan lain-lain,” tandas Ali Mafas.
Penggemar Mbah Hasyim ini, tidak hanya dari kalangan tua. Bedah novel ini disambut oleh para kader muda NU dari berbagai elemen dan Universitas.
Redaktur : A. Khoiul Anam
Kontributor: Solikhin-Rokhim
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua