Daerah PESANTREN RAMADHAN

Peserta Didik Dilatih Memakmurkan Masjid

Sabtu, 27 Juli 2013 | 20:07 WIB

Wonosobo, NU Online
Bulan Ramadhan adalah bulan pernuh berkah juga bulan penuh kebahagiaan. Seperti halnya kebahagian yang dirasakan oleh siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah  (MI) Maarif Klesman dalam mengikuti Pesantren Kilat yang dilaksanakan sebagai program madrasah selama bulan ramadhan  di Masjid Al Qohar Sendang, Klesman.<>

Mantan wakil Kepala MI Maarif Klesman Zainul Muntaha mengatakan, selama Ramadhan pihaknya melakukan kegiatan pesantren kilat.  Kegiatannya meliputi, shalat dhuha, membaca AlQuran, kemudian dilanjutkan dengan ceramah oleh salah satu guru. Untuk mengajari siswa-siswa paham teknologi dan menghilangkan kejenuhan, para siswa-siswi juga diajak belajar dari film.

“Para siswa-siswi juga nonton film bersama di Gedung Serba Guna Klesman,”  Kata Zainul yang juga sebagai Kordinator MI Se-Kabupaten Wonosobo ini kepada NU Online, Jum'at (26/7).

Zainul menuturkan, Pesantren kilat diadakan dari Masjid ke Masjid dan Mushola yang ada didesa Klesman. Mulai dari masjid AlQohar di Sendang, Masjid Al Ghofur Klesman Barat dan Mushola Sabilillah Klesman Timur.

Menurut Zainul yang juga alumni Pondok Pesantren Raudlatul Thalibin ini, dengan shalat dhuha berjamaah dari Masjid ke Masjid bertujuan agar dapat menanamkan sejak dini pada diri siswa-siswi untuk memakmurkan masjid.

Pemandu Keagaamaan MI Maarif Ahmadi juga menambahkan, shalat dhuha menjadi media agar para siswa-siswa tertanam jiwa spiritual sejak dini.   “Jika sejak dini sudah diajarkan shalat duha, ketika dewasa sudah akan terbiasa melakukan shalat duha. Sehingga kunci utama pendidikan benar-benar tercapai,” tegasnya. 

Dijelaskan, kegiatan dalam pesantren kilat tak lepas dengan visi MI Maarif Klesman, yakni “Mantap Bereligi”. Baginya, dengan melakukan sholat duha dapat menambah religiusitas para peserta didik. Sehingga sejak dini hatinya akan tertata.  “Dengan mantap beriligi, setidaknya akan mencetak kader-kader intelektual yang beriman dan bertaqwa,” jelas Zainul.


Redaktur    : A. Khoirul Anam
Kontributor: Fathul Jamil