Program Tanggap Bencana UPZISNU Kesamben untuk Tsunami Selat Sunda
NU Online · Jumat, 4 Januari 2019 | 06:00 WIB
Jombang, NU Online
Beberapa petugas Unit Pengumpul Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (UPZISNU) Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur mendatangi kantor Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) setempat, Kamis (3/1).
Kedatangan mereka guna menyerahkan donasi korban bencana tsunami yang terjadi di Banten dan Lampung beberapa waktu lalu.
"Penyerahan diterima secara langsung oleh Ketua PC LAZISNU Kabupaten Jombang, Akhmad Zainudin," kata Sekretaris UPZISNU Kesamben, Surya Andre Ferdian Causa.
Dirinya menyebut, donasi tersebut dihimpun melalui program tanggap bencana yang dimiliki UPZISNU Kesamben.
"Ini adalah program tanggap bencana berupa pemberian bantuan sejumlah uang kepada para korban," jelasnya.
Dana program tanggap bencana tersebut diambilkan dari dana yang dikelola setiap UPZISNU tingkat ranting atau desa di Kesamben.
"Ada dana taktis yang dipergunakan untuk memberi bantuan kepada korban musibah bencana yang ada di bumi kita tercinta ini," imbuhnya.
Ia mengatakan, UPZISNU Kesamben berupaya sigap dengan posko bantuan yang sudah disiapkan PC LAZISNU untuk korban tsunami Selat Sunda itu.
"Kami langsung berkoordinasi dengan setiap UPZISNU ranting, juga menggalang dana dari pengurus ranting NU juga MWCNU Kesamben. Di antaranya UPZISNU Ranting Jombok, Carangrejo, Pojokrejo, Kedungmlati, Jombatan dan Kedungbetik. Dan alhamdulillah terkumpul donasi sebesar Rp. 2.650.000," ucapnya.
Sementara itu Wakil Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kesamben yang membawahi LAZISNU, H. Maksun mengatakan, UPZISNU hadir di tengah masyarakat untuk memudahkan mereka menyalurkan sedekahnya.
"Dengan adanya UPZISNU ini kita memberikan kemudahan kepada warga nahdliyin Kesamben yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk peduli terhadap musibah yang ada," ujar dia. (Syamsul Arifin/Muhammad Faizin)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
3
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
6
10 Tuntutan BEM SI dalam Aksi Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta
Terkini
Lihat Semua