Daerah

Rektor UNM Dilantik Pimpin ISNU Sulawesi Selatan

NU Online  ·  Kamis, 26 Juli 2018 | 15:45 WIB

Makassar, NU Online
Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Husain Syam dilantik sebagai Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sulawesi Selatan (Sulsel). Kegiatan berlangsung di Ballroom Teater Menara Pinisi UNM, Makassar, Rabu (25/7).

Husain yang baru saja dilantik meminta restu dari civitas akademika UNM dan masyarakat umum. "Sebagai Ketua PW ISNU Sulsel, saya meminta restu dari nahdliyin, masyarakat dan civitas akademika UNM dengan amanah baru yang diberikan,” katanya. 

Sengaja juga dia mengundang para pejabat di lingkup UNM agar dapat membedakan kewajiban sebagai rektor dan ketua ISNU. “Ini sekaligus bisa memadukan, demi profesionalitas dan kebaikan kita bersama," jelas Husain Syam.

Guru besar bidang teknologi pertanian itu meminta masukan dari pengurus ISNU, NU Sulsel, dan dari kalangan akademisi agar ISNU dapat memajukan organisasi di Sulsel. "Amanah ini luar biasa, semoga kita bisa sama-sama memajukan oraganisasi ini," jelas Husain yang juga kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu.

Adapun beberapa pengurus ISNU Sulsel yang dilantik diisi sejumlah guru besar dan akademisi di Makassar, di antaranya, Hamsu Gani, Hasnawi, Gufran, Jasruddin, Yahya, Syahrir, Rifdan, Bahtiar Madatuang, Karta Jayadi, Muh Jufri. Dipercaya sebagai Sekretaris PW ISNU adalah Muh Rappe dan bendahara HM Yasin, dan sejumlah nama lain.

Sementara di jajaran dewan ahli terdiri dari Wardihan Sinrang, Masrurah, Majdah, Abd Kadir Ahmad dan sejumlah nama.

Ketua PP ISNU, Ali Masykur Musa menyampaikan agar pengurus yang baru dilantik lebih bersemangat dalam menjalankan agenda organisasi, apalagi diisi sejumlah tokoh penting di Sulsel.

Ia menyampaikan ISNU mesti dikembangkan dan dalam porsi yang tepat. "ISNU ini the new taswirul afkar, salah satu organisasi pra kelahiran NU dulu di 1918, dan penopang kelahiran NU, disamping organisasi Nahdatul Wathan dan Nahdlatul Tujjar," jelasnya.

Selain itu, dengan puluhann rektor kampus negeri yang menjadi pengurus ISNU dan 600 guru besar di sejumlah wilayah, Ali Masykur berharap agar intelektual yang tergabung dalam ISNU bisa semakin berkiprah dan membangun bangsa.

"Paham NU harus kuat dan dominan, juga di lingkungan kampus. Terutama kampus hari ini terpapar radikalisme. Ini salah satu tugas kita bersama di ISNU," tandas Ali Masykur. (Ahmad Arfah/Ibnu Nawawi)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang