Siswa-siswi MTs dan SMK Roudlotul Mubtadiin, Nalumsari Jepara yang sekaligus mukim di pesantren, Rabu (15/12) menerima penyuluhan HIV/AIDS. Kegiatan tersebut merupakan kerjasama kedua lembaga pendidikan, Masyarakat Indonesia Peduli HIV/ AIDS (Mipha) dan PT Kalbe Farma. Untuk pelaksanaannya, pagi hari diperuntukkan bagi siswa MTs, siangnya untuk peserta didik SMK.
Koordinator kegiatan, Yahya Irsyadi, S.Pd.I mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan penyuluhan tentang bahaya HIV/AIDS. "Kami berharap kegiatan ini memberikan pengetahuan kepada santri tentang bahaya HIV. Apalagi penyakit mematikan tersebut hingga saat ini belum ada obatnya," katanya kepada NU Online.<>
Dirinya berharap kegiatan tersebut bisa bermanfaat setelah mereka meninggalkan pesantren. Sebab kondisi pergaulan remaja saat ini, jelasnya sangat memprihatinkan.
Selain penyuluhan juga dilakukan tes golongan darah Dengan mengetahui golongan darah, ungkapnya akan bermanfaat khususnya jika suatu saat ada seseorang yang menginginkan darah yang sesuai. Juga untuk kepentingan KTP, SIM dan lain sebagainya.
Yahya menambahkan, usai kegiatan, Kamis (16/12) secara bersama-sama akan dilaksanakan pemilihan ketua OSIS MTs dan SMK. Karena berbasis pesantren ungkapnya akan dipilih ketua laki-laki dan perempuan. Adapun konsepnya sesuai dengan pemilihan umum yang dilaksanakan di negara kita. Sementara Sabtu (18/12) pembagian raport dan Ahad (19/12) sebelum libur sekolah diisi dengan agenda class-meeting. (qim)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
6
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan Modern
Terkini
Lihat Semua