Tahun baru 1432 Hijriyah maka seyogianya disambut dengan berbagai peningkatan, terutama dalam hal ibadah.
Demikian dipaparkan KH Muchlisul Hadi, nadhir masjid al-Falah sekaligus pengasuh pondok pesantren Roudlotul Huda desa Margoyoso, kecamatan Kalinyamatan, kabupaten Jepara dalam Peringatan Tahun Baru 1432 Hijriyah, di masjid al-Falah, Senin (6/12).<>
Menurutnya, dengan meningkatkan amal ibadah pada tahun baru maka termasuk dalam kategori orang yang beruntung. āBarangsiapa tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya maka ia termasuk orang yang beruntung,ā katanya mengutip sebuah hadits.
Sebaliknya, lanjutnya, yang tahun ini sama atau pun lebih buruk daripada tahun kemarin maka termasuk orang yang celaka. Karenanya, agar tidak masuk kategori yang merugi, jelasnya, dalam menyambut tahun baru perlu adanya target. Target ibadah yang akan dilaksanakan. Semisal sedekah, puasa sunah maupun ibadah sunah yang lain.
KH Shobirin, pengisi taushiyah dari Jepara dalam uraiannya mengutip tembang yang dipopulerkan Sunan Kalijogo, āSluku-sluku bathokā. Menurutnya, lirik āSluku-sluku bathok, bathoke ela-eloā berasal dari bahasa Arab āusluk bithoatillah āai biqauli laa ilaha illallah. Karena orang Jawa waktu itu, jelasnya, sulit mengungkapkan logat Arab, jadilah kalimat tersebut.
Kiai asal desa Pulodarat, kecamatan Pecangaan menjelaskan bahwasanya untuk melakukan apa saja harus sesuai dengan ridho Allah SWT. Sehingga, tatkala meninggal dunia bisa melafalkan kalimah Laa Ilaha Illallah Muhammadur Rasulullah.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan pembacaan Simtuth Dhurar Maulidur Rasul Muhammad SAW yang dipimpin oleh Habib Ali bin Ahmad bin Abu Bakar dari Semarang dan KH Nur Kholis dari Jepara serta diiringi rebana Ahbabul Musthofa. (qim)
Terpopuler
1
Tolak MBG, Siswa SMK NU di Kudus Surati Presiden Prabowo Minta Anggaran Dialihkan untuk Kesejahteraan Guru
2
Pleno PP Fatayat NU Tetapkan Dewi Winarti sebagai Plt Ketua Umum
3
Muktamar NU 2026: Antara Idealisme dan Pragmatisme PolitikĀ
4
Iran Izinkan 15 Kapal Lintasi Selat Hormuz, Bagaimana dengan Kapal Pertamina?
5
Kepala Intelijen Pasukan Garda Revolusi Iran Majid Khademi Gugur
6
Orang NU Gila Itu Dokter Fahmi D. Saifuddin
Terkini
Lihat Semua