Sebagai bentuk kepedulian social, Universitas Muria Kudus (UMK) menyantuni anak yatim piatu sebanyak 218 orang, di Masjid Darul 'Ilmu UMK, Sabtu (18/12) kemarin. Anak yatim piatu yang berasal dari seluruh wilayah di Kabupaten Kudus itu, masing-masing anak mendapat santunan uang dan bingkisan dari pihak Universitas Muria Kudus yang terletak di desa Gondang Manis Bae.
Menurut Humas UMK, Zamhuri, bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah, yakni dengan melakukan keutamaan santunan kepada anak yatim.
/>
"Kami gunakan momentum ini membagi kebaikan dan kebahagiaan kepada anak-anak yang telah kehilangan kedua orang tuanya," ujarnya.
Dikatakan, Sebelum santunan acara diisi istighosah dan bacaan Alquran kemudian dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah dan ramah tamah.
“Alhamdulillah, kami sangat bahagia melihat anak-anak yatim menerima santunan dengan penuh kebahagian,”katanya.
Sementara itu, penceramah asal Kudus KH. Kustur Faiz memberikan pesan agar anak yatim selalu berusaha untuk memupuk semangat dan keyakinannya menyongsong hari depan yang gemilang.
Ia menyontohkan Nabi Muhammad adalah seorang yatim piatu. Sejak kecil hidup tanpa orang tua, kemudian beranjak besar bekerja sebagai pedang.
"Maka, sesungguhnya dibalik ketiadaan kedua orang tua Nabi Muhammad, Allah melakukan pembinaan secara langsung kepada beliau," tegasnya.
Hal itu menunjukkan bahwa kepada anak yatim, Allah memberikan kasih dan sayang tak terhingga.
“Untuk itu, meski sebagai anak yatim haruslah tetap tegas menghadapi dan menjalani kehidupan. Kembangkanlah cita-cita setinggi-tingginya untuk meraih harapan," tambahnya. (adb)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
6
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan Modern
Terkini
Lihat Semua