Sekawanan perampok suatu sore memergoki seorang pria berdasi yang menenteng tas sedang berjalan sendirian di kawasan Senayan. Mangsa empuk telah datang, jangan sampai disia-siakan, pikir mereka.
<>
Sang pria dicegat, dan moncong senjata pun ditodongkan. “Berhenti! Serahkan semua uangmu! Cepat!!!”
Pria klimis itu gemetar, tapi masih berusaha membela diri, “Kalian jangan macam-macam. Kalian tidak tahu sedang berhadapan dengan siapa. Saya ini anggota DPR. Pejabat wakil rakyat!!!”
“Hehe... Kalau begitu serahkan uang kami,” sahut perampok sembari menempelkan belati ke lehernya. (Mahbib)
Terpopuler
1
Kabar Baik, Kemenhaj Turunkan Masa Tunggu Haji Jadi 14 Tahun
2
Bijak Menyikapi Tahlilan dan Sedekah untuk Mayit di Tengah Ekonomi Sulit
3
Gus Kikin: Hubungan Indonesia-Palestina Terjalin Panjang Sejak Perjuangan KH Hasyim Asy’ari
4
Hari Ke-15 Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Tenggelam: 2 Jenazah Ditemukan, 69 Masih Hilang
5
25 Kader Pasukan Inti Taiwan Dibaiat, Gus Nabil: Bersiaplah Menjadi Ksatria Khidmah
6
404 Wisudan Lulusan Unusia Diharapkan Siap Hadapi Dunia Kerja
Terkini
Lihat Semua