Muslimat dan KMNU Malaysia Rancang Kurikulum Sanggar Belajar
NU Online Ā· Senin, 2 Desember 2019 | 05:13 WIB
Kegiatan ini disponsori oleh KBRI di Kuala Lumpur dengan mengundang beberapa instansi, yaitu dari SIKL (Sekolah Indonesia Kuala Lumpur), SIJB (Sekolah Indonesia Johor Baru), PKBM Klang (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat), dan SBSG (Sanggar Bimbingan Sungai Mulia Gombak).
āKita gembira melihat respon yang antusias terhadap inisiatif (workshop) ini. Terima kasih khusus kepada KBRI Kuala Lumpur yang selama ini sudah banyak sekali memberikan bantuan dan arahan dalam usaha menyebarkan semangat mengajar ini,ā tutur Ketua PCI Muslimat NU Malaysia Mimin Mintarsih, Sabtu lalu.Ā
Di tempat yang sama, Abdul Azis Syahroni, Koordinator SBSG yang juga pengurus KMNU Malaysia, menyatakan forum workshop tersebut penting untuk melakukan sinkronisasi kurikulum.
āForum ini terutama bertujuan untuk sinkronisasi kurikulum yang kita gunakan dengan apa yang sudah diterapkan di sekolah-sekolah Indonesia di wilayah Semenanjung. Ini untuk menjaga kualitas pembelajaran di sanggar belajar yang baru kita dirikan,ā jelas Azis Syahroni.
Workshop yang berlangsung tiga hari dua malam ini diadakan di Hotel Royale Chulan Seremban. Turut hadir di dalamnya DCM KBRI Kuala Lumpur, Khrisna Hannan, Direktur Kesetaraan Kemendikbud, Abdul Kahar, dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur, Mokhammad Farid Maruf.
Pengurus KMNU Malaysia lainnya, Muhamad Fadhlullah Maimun menegaskan, sanggar belajar ini untuk mengakomodasi WNI di Malaysia yang dianggap masih belum jelas identitasnya. Namun, mereka tetap harus dibantu untuk mengakses layanan pendidikan.
āKita tidak bisa memilih dari rahim mana kita dilahirkan. Mereka yang masih belum jelas indentitasnya adalah juga saudara kita. Maka kita mesti memastikan mereka bisa mengakses pendidikan,ā kata Maimun.Ā
āSebab menjamin akses pendidikan adalah juga menjamin tujuan pensyariatan (maqashidus syariah),ā pungkasnya.
Kontributor: Aziz
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
3
Pendukung Spanyol Kibarkan Bendera Palestina Sepanjang Turnamen Piala Dunia 2026
4
Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Meksiko, Tidak Ada Korban Maupun Kerusakan Langsung
5
Fachry Ali Ulas Muktamar Cipasung 1994 Jadi Perlawanan NU terhadap Intervensi Pemerintah
6
Lowongan Kerja Belum Ramah Difabel, Di Mana Letak Keadilannya?
Terkini
Lihat Semua