Pemerintah Didorong Ubah Alih Fungsi Hutan Produksi di Sukabumi Selatan Jadi Hutan Lindung
NU Online · Jumat, 20 Desember 2024 | 21:00 WIB
Sukabumi, NU Online
Salah seorang Pengasuh Pondok Pesantren Al-Aman Cimanggu, Masmu Fudholi mengungkapkan kerusakan lingkungan di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu penyebab adanya bencana beberapa waktu lalu.
Hal tersebut diungkap saat dirinya menerima kunjungan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat KH Juhadi Muhammad yang didampingi oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sukabumi KH E Supriatna Mubarok, Rabu (18/12/2024).
“Jadi kami mendorong PWNU Jabar untuk menyuarakan pada pemerintah pusat terkait alih fungsi hutan dari statusnya sebagai hutan produksi saat ini, dikembalikan menjadi hutan lindung,” jelas Pria yang akrab disapa Kang Masmu pada Jumat (20/12/2024) dilansir NU Online Jabar.
Dalam kesempatan tersebut, Kang Masmu menyebutkan bahwa penyebab utama bencana yang terjadi di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi adalah karena kerusakan hutan. Ia menilai, dengan kondisi hutan yang rusak maka Sukabumi kehilangan pengatur tata air hidrologis alami, sehingga menyebabkan banjir dan pergerakan tanah di semua wilayah.
“Kita harus objektif di sini, bahwa penyebab utama itu adalah kerusakan hutan. Tambang itu hanya ada di beberapa wilayah saja. Jadi memang tidak bisa dikatakan sebagai penyebab utama,” tuturnya.
Kang Masmu mengatakan bahwa peran PWNU sangat penting dalam penyelamatan lingkungan hidup. Sebab, selain dapat menyuarakan hasil temuan di lapangan ke pemerintah pusat, PWNU juga dapat mengajak umat untuk menjaga dan melindungi alam.
“Pemberian bantuan bagi masyarakat penyintas ini hanya sementara, tentunya yang lebih penting adalah bagaimana ke depan kita mengajak umat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” pungkasnya.
Sebagai informasi, pasca mengunjungi kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sukabumi untuk memberikan donasi hasil penggalangan dana, PWNU Jawa Barat juga bersama rombongan mengunjungi sejumlah kecamatan yang menjadi titik lokasi bencana antara lain Lengkong hingga Waluran.
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua